Waspada
Waspada » Ungkap 10 LP Curanmor, Polisi Amankan 6 Pelaku dan 10 Unit Kendaraan
Headlines

Ungkap 10 LP Curanmor, Polisi Amankan 6 Pelaku dan 10 Unit Kendaraan

Dalam konferensi pers OperasiSikat Seulawah 2020, Selasa (8/12), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto bersama Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetyo menunjukkan barang bukti berupa kunci T yang digunakan tersangka curanmor untuk membawa kabur 10 unit kendaraan. Waspada/Zainuddin Abdullah
Dalam konferensi pers OperasiSikat Seulawah 2020, Selasa (8/12), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto bersama Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetyo menunjukkan barang bukti berupa kunci T yang digunakan tersangka curanmor untuk membawa kabur 10 unit kendaraan. Waspada/Zainuddin Abdullah

LHOKSEUMAWE (Waspada): Dalam serangkaian Operasi Sikat Seulawah tahun 2020, Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap 10 laporan pengaduan masyarakat tentang kasus curanmor dengan mengamankan enam tersangka beserta barang bukti 10 unit kendaraan hasil curian.

Hal itu diungkapkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto bersama Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetya dalam konferensi pers yang digelar di halaman Satreskrim setempat, Selasa (8/12).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 17. 30 Wib itu, turut menggelar enam tersangka dan dua diantaranya sebagai penadah bersama barang bukti 10 unit kendaraan roda dua dan satu unit mobil pick up serta kunci T yang digunakan para tersangka.

Dirincikan SA alias P, 34 warga Kab. Aceh Tamiang, RJ alias R, 34 warga Kab. Aceh Timur, dan MA alias K, 48, Kec. Nisam Antara Kab. Aceh Utara.

Ketiganya merupakan residivis curanmor yang sudah tiga kali menjalani hukuman di Rutan Lhoksukon dan satu lainnya sebagai penadah berinisial S, 33 warga Kec. Kuta makmur Kab. Aceh Utara.

Sedangkan dua lainnya sebagai pelaku pemetik MI, 26 Kec. Meurah Mulia dan MY, 35 warga Kec. Kutablang Kab. Bireuen.

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita adalah satu Honda CB150R warna hitam, satu unit Honda Scopy, satu unit Honda Beat, satu unit Yamaha Vixion, satu unit Honda Vario, sati unit Honda Beat Biru, satu unit Honda Beat Hitam, satu unit Yamaha Mio Hitam, satu unit Honda Beat Hitam, satu unit mobil pick up Mitsubishi L-300 dan dua unit kunci T.

Kapolres menjelaskan Operasi Sikat Seulawah 2020 itu sukses dilaksanakan dan hasilnya telah melebihi dari jumlah kasus yang menjadi target. Keberhasilan ini tidak lepas dari adanya kerjasama tim yang baik dan dukungan masyarakat.

Berikut 10 kasus yang berhasil diungkap itu berdasarkan data lapangan pengaduan masyarakat;
1. LP/01/01/2018/Aceh/res, sek Mangat tanggal 2 Januari 2018 tentang curanmor,
2. LP/09/X/2020/Aceh/res, Polsek Meurah Mulia tanggal 22 Oktober 2020 ttg Curanmor roda dua ,
3. LP 10/XI/2020/Aceh/res, Polsek Meurah Mulia 29 November 2020, ranmor roda dua
4. .LP 06/VIII/2020, Polsek Meurah Mulia, 22 Agustus 2020, ranmor roda dua.
5. LP / 424/XI/2020/Aceh/res, Polres Lhokseumawe 30 November 2020, ranmor roda dua.
6. LP/203/VII/2020/Aceh/res, Polres Lhokseumawe 7 Juli 2020, ranmor roda dua.
7. Lp/574/XII/2020/Aceh, 14 Desember 2020 tentang ranmor roda dua.
8. LP/112/IV/2020/Aceh, 1 April 2020 tentang ranmor roda dua.
9. LP/13/IV/2020/Aceh/res, Polsek Blang Mangat, 14 September 2020, tentang curanmor roda dua.
10. LP/01/II/2020 Polsek Syamtalira Bayu, 24 Febuari 2020 tentang ranmor roda empat.

Kapolres menegaskan atas tindak kejahatannya, maka para pelaku dikenakan pasal pidana pasal 363 jo 480 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun.

Sedangkan terkait adanya sindikat curanmor dalam rangkaian kasus tersebut, maka pihak polisi akan menelusuri dan mempelarinya serta mendalaminya lebih lanjut.

Mengingat kejahatan curanmor tersebut tergolong nekat lantaran sebagian besarnya terjadi ditempat terbuka, dan umum serta tempat parkir. Sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati meninggalkan kendaraannya di tempat parkir dan jangan lengah dengan keadaan. (b09)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2