UMP Naik 0,93 Persen, DPRD Medan Harap UMK Medan Naik 2 Persen

  • Bagikan
ANGGOTA Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah. Waspada/Ist
ANGGOTA Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut Tahun 2022 sebesar 0,93 persen atau Rp23.185. Dengan demikian, UMP Sumut Tahun 2022 naik menjadi Rp2.522.609 dari UMP tahun 2021 sebesar Rp2.499.424. Namun, hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Medan belum juga mengumumkan berapa kenaikan nilai Upah Minumum Kota (UMK) Medan Tahun 2022.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah (foto) juga mengaku belum mendapatkan informasi tentang sudah sejauh mana pembahasan UMK Medan Tahun 2022.

“Saya juga nggak tahu itu sudah sampai dimana pembahasan mereka. Padahal sudah lebih seminggu yang lalu Provinsi menetapkan UMP 2022, tapi sampai saat ini kami di Komisi II belum juga dapat informasi sudah sejauh mana pembahasannya,” kata Afif, Selasa (30/11).

Untuk itu, Afif pun meminta agar Depeko Medan dapat segera merampungkan pembahasan UMK Medan 2022 dan mengumumkannya.

“Lebih cepat diselesaikan pembahasannya dan lebih cepat diumumkan, itu akan lebih baik. Ini kita minta jangan dilamakan lagi, cepat umumkan berapa kenaikan UMK Medan Tahun 2022,” tegasnya.

Afif meminta, Depeko Medan dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menentukan kenaikan UMK Medan Tahun 2022. Hal yang paling utama untuk dipertimbangkan adalah kesejahteraan para buruh.

“Bukan berarti tidak mempertimbangkan dari sisi pengusahanya, harus win-win solution lah,” pintanya.

Sejatinya, sebut Afif, di masa ekonomi saat ini yang sedang dalam masa pemulihan, sudah sewajarnya terjadi kenaikan UMK. Akan tetapi, kenaikannya memang harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini.

“Kalau UMP naik 0,93 persen. Saya rasa wajar lah kalau UMK Medan naik setidaknya di angka 2 persen. Intinya kita minta ada kesejahteraan yang lebih baik untuk para buruh,” pungkasnya. (h01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *