Waspada
Waspada » TM Nurlif Melenggang Mulus
Aceh Headlines

TM Nurlif Melenggang Mulus

AZIS Syamsuddin Wakil Ketua DPP Partai Golkar serahkan pataka kepada TM Nurlif terpilih aklamasi, Kamis (5/3) dini hari di Banda Aceh. Waspada/Ist
AZIS Syamsuddin Wakil Ketua DPP Partai Golkar serahkan pataka kepada TM Nurlif terpilih aklamasi, Kamis (5/3) dini hari di Banda Aceh. Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Setelah Husen Banta batal maju lantaran mendapat tekanan DPP, jalan TM Nurlif menuju kursi Ketua DPD I Partai Golkar Aceh mulus.

Kamis (5/3/) dini hari TM Nurlif aklamasi di Hermes hotel Banda Aceh, tempat berlangsungnya Musda XI partai “tua” peninggalan Orba tersebut. Azis Syamsuddin, mewakili DPP menyerahkan bendera pataka kepada ketua terpilih, TM Nurlif.

Bagi Nurlif jabatan ini untuk periode ke 2. Soal masih adanya intervensi dari DPP, untuk memuluskan langka Nurlif benar saja dibantah oleh Azis Syamsuddin.

“Tidak ada penekanan, tanya saja ke pengurus daerah, ada saya tekan atau tidak. Saya nggak merasa tekan. Kita lihat saja nanti perkembangannya (soal aklamasi) di dalam, mau seperti apa ya kita lihat saja nanti,” elak Dr Azis Syamsuddin, ditanya media usai membuka Musda Partai Golkar Aceh itu.

Begitu juga soal pertemuan sebelum Musda berlangsung, Aziz mengatakan itu hanya pertemuan biasa untuk membahas segala persiapan Musda Partai Golkar Aceh.

Dia menegaskan, azas Partai Golkar adalah musyawarah mufakat, karena partai berlambang beringin itu menurutnya adalah pembela dan benteng Pancasila.

Tapi sumber Waspada sebelumnya mrnyatakan, Azis Syamsuddin memanggil kelompok yang menjadi kompetitor incumbent, TM Nurlif, diperintah tidak maju sebagai calon ketua.

Instruksi itu bernada ancaman, bila tidak digubris, kata sumber tadi, lewat tangan Azis, DPP Golkar akan menggunakan hak antara lain, pengurus DPD II yang masih status Plt serta merta bisa diganti hingga melakukan mereshufle bagi kader yang duduk di legislatif, tapi mbalelo.

Seteru incumbent (TM Nurlif) yang dipanggil Azis Syamsuddin sekira pukul 17.30 di Restoran Hermes Hotel, sore tadi adalah, calon ketua potensial Husen Banta, didampingi Ketua Golkar Banda Aceh, Iskandar Mahmud, Golkar Aceh Selatan, Mudasir, Ketua AMPG Aceh, Hendra Budian dan Andi HS, tokoh golkar nasional.

Setelah menggunakan “wewenang” DPP, yang melarang Husen Banta maju sebagai calon, langsung mereka bergabung di lantai dasar dan bergabung dengan semua pemilik suara untuk foto bersama sebagai isyarat bahwa persaingan antar kandidat sudah selesai. “Ibarat main film, sudah game over,” ujar salah seorang utusan yang hadir di pertemuan krusial itu kepada Waspada.

Tidak Ikut Kompetisi

Sementara itu T. Husen Banta ketika dikonfirmasi wartawan membantah dirinya mundur dari calon ketua, melainkan batal maju.

Dia juga membantah adanya penekanan dari DPP Partai Golkar terkait pembatalan dirinya maju sebagai kandidat ketua Golkar Aceh.

“Saya sudah putuskan tidak lagi berkompetisi, demi solidaritas Partai Golkar. Saya sudah melihat dan memperhitungkan kiri-kanan dan atas bawah, jadi saya putuskan tidak maju. Bukan mundur, tapi batal maju,” ujarnya.

“Membesarkan Partai Golkar jauh lebih penting, dibandingkan kepentingan pribadi masing-masing,” tambah Husen Banta.

Dengan tidak adanya kandidat lain, kata dia, maka peserta Musda akan memilih TM Nurlif secara aklamasi untuk kembali memimpin Partai Golkar Aceh. “Jika tidak ada calon lain, berarti aklamasi,” imbuhnya. (b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2