Waspada
Waspada » Banyak TKA Cina, Warga Sipirok Khawatir Virus Corona
Headlines

Banyak TKA Cina, Warga Sipirok Khawatir Virus Corona

Kabar penyebaran Virus Corona membuat khawatir warga Wilayah Kecamatan Sipirok, suasana jalan raya Sipirok. Waspada/Ahmad Cerem Meha
Kabar penyebaran Virus Corona membuat khawatir warga Wilayah Kecamatan Sipirok, suasana jalan raya Sipirok. Waspada/Ahmad Cerem Meha

SIPIROK (Waspada): Kabar penyebaran Virus Corona membuat warga Sipirok khawatir virus Corona. Pasalnya  banyak TKA asal China datang dan bekerja di Proyek PLTA Simarboru (Sipirok Marancar dan Batangtoru).

Hal ini seperti diungkapkan oleh Pemerhati Sosial di Tapsel, Bangun Siregar, SH.

Menurutnya, pekerja Asing, khususnya asal China atau Tiongkok yang datang ke Sipirok untuk bekerja di proyek PLTA (pembangkit listrik tenaga air) tersebut harus melakukan Pemeriksaan Kesehatan terlebih dahulu.

“Dinas Kesehatan dalam hal ini harus cepat tanggap menyikapi arus pulang perginya warga dari dan ke Tiongkok. Terutama pekerja-pekerja yang datang ke Sipirok yang ada di Tapsel. Khawatir menularkan Corona ke warga kita,” kata Bangun seraya menyebutkan warga Sipirok khawatir virus Corona.

Pemeriksaan ini menurut Bangun Siregar yang juga lawyer’s itu,  penting dilakukan karena telah ada indikasi warga yang terjangkit virus Corona di daerah lain di Indonesia.

Di Jambi salah seorang warga TKA asal China diduga terjangkit Corona dan dirawat di ruang isolasi. Sementara itu di Bandung, 2 WNI juga diduga terjangkit virus mematikan itu.

“Dinas Kesehatan harus bekerja sama dan bersinergi dengan Dinas lain misalnya Dinas Ketenagakerjaan untuk melakukan Medical Checkup kepada keseluruhan TKA. Pemeriksaan harus  dilakukan secara langsung, bukan  sekedar memantau dan memberkan himbauan. Takutnya, ada juga TKA yang tidak bisa pergi ke pusat kesehatan terdekat untuk melakukan Check up,” ungkap Bangun Siregar di Kantornya,  Pusat Pasar Sipirok kepada waspada, Senin (3/2).

Dinkes Harus Bertindak Tegas

Informasi diperoleh, hingga saat ini sudah ada 13 negara yang positif warganya terinfeksi virus Corona. Ketigabelas negara tersebut antara lain, Jepang, Australia, Vietnam, Amerika Serikat, Malaysia, Nepal, Korea Selatan, Taiwan, Thailand. Di China sendiri, Virus Corona telah menewaskan 80 orang dan menjangkit hingga 2.300 orang.

Sementara itu, Reza Pardede seorang warga Sipirok mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan sudah seharusnya bertindak tegas dalam menyikapi perihal kemungkinan adanya virus Corona ini. Hal ini terkait dengan pencegahan dini menyebarnya virus Corona, khususnya di Sipirok.

“Khususnya di Sipirok harus tegas. Karena kalau dilakukan pemeriksaan dari sekarang, bisa mencegah penularan sehingga tidak menyebar. Kalau kata pepatah mencegah lebih baik dari pada mengobati, apalagi  sebahagian TKA China berkantor dan menginap di Pasar Sipirok,” ungkapnya. (c13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2