Waspada
Waspada » Tiga Rumah Di Medan Denai Terbakar
Headlines

Tiga Rumah Di Medan Denai Terbakar

KONDISI tiga rumah yang hangus terbakar. Waspada/Andy Aditya
KONDISI tiga rumah yang hangus terbakar. Waspada/Andy Aditya

MEDAN (Waspada): Tiga rumah semi permanen di Jl. Denai Gang Rukun, Kec. Medan Area terbakar, Selasa (2/3) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini sedangkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi diperoleh, percikan api pertama kali muncul dari instalasi listrik di rumah Yusuf. Seketika itu juga api langsung membesar dan menyambar rumah semi permanen itu.
Yusuf langsung menyelamatkan diri ke luar rumah sembari berteriak minta tolong.
Akibat angin kencang, api menyambar 2 rumah milik Bintang dan Muspi. Pemilik rumah langsung  keluar rumah. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air seadanya.
Sementara warga lainnya menghubungi Polsek Medan Area dan diteruskan ke Petugas Pemadam Kebakaran (P2K).
Tak lama berselang petugas kepolisian dan 6 mobil P2K milik Pemko Medan tiba di lokasi. P2K sempat kewalahan lantaran mobil tak bisa masuk ke dalam gang sempit. Akhirnya P2K memasang selang panjang di mobil, lalu menyemprotkan air ke lokasi kebakaran.
Tak berselang lama, api berhasil dipadamkan. Namun kondisi rumah hangus terbakar dan rata dengan tanah, sedangkan pemilik rumah tak berhasil menyelamatkan seluruh harta bendanya.
Menurut  warga sekitar, Hanafi Maksum Tanjung, yang rumahnya berada persis di lokasi kejadian nyaris terbakar. Namun 3 AC miliknya tak bisa diselamatkan karena terkena api.
“Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Akibat kebakaran itu rumah saya nyaris terbakar. Beruntung P2K bersama warga dengan cepat memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah saya dan warga lainnya,” ujarnya.
Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago yang dikonfirmasi mengatakan saat ini personil Reskrim sedang berada di lokasi untuk memintai keterangan pemilik rumah sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting arus listrik. Namun kita masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Kerugian materil yang dialami korban mencapai seratusan juta rupiah,” jelasnya.(m25)
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini sedangkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi diperoleh, percikan api pertama kali muncul dari instalasi listrik di rumah Yusuf. Seketika itu juga api langsung membesar dan menyambar rumah semi permanen itu.
Yusuf langsung menyelamatkan diri ke luar rumah sembari berteriak minta tolong.
Akibat angin kencang, api menyambar 2 rumah milik Bintang dan Muspi. Pemilik rumah langsung  keluar rumah. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air seadanya.
Sementara warga lainnya menghubungi Polsek Medan Area dan diteruskan ke Petugas Pemadam Kebakaran (P2K).
Tak lama berselang petugas kepolisian dan 6 mobil P2K milik Pemko Medan tiba di lokasi. P2K sempat kewalahan lantaran mobil tak bisa masuk ke dalam gang sempit. Akhirnya P2K memasang selang panjang di mobil, lalu menyemprotkan air ke lokasi kebakaran.
Tak berselang lama, api berhasil dipadamkan. Namun kondisi rumah hangus terbakar dan rata dengan tanah, sedangkan pemilik rumah tak berhasil menyelamatkan seluruh harta bendanya.
Menurut  warga sekitar, Hanafi Maksum Tanjung, yang rumahnya berada persis di lokasi kejadian nyaris terbakar. Namun 3 AC miliknya tak bisa diselamatkan karena terkena api.
“Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Akibat kebakaran itu rumah saya nyaris terbakar. Beruntung P2K bersama warga dengan cepat memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah saya dan warga lainnya,” ujarnya.
Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago yang dikonfirmasi mengatakan saat ini personil Reskrim sedang berada di lokasi untuk memintai keterangan pemilik rumah sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting arus listrik. Namun kita masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Kerugian materil yang dialami korban mencapai seratusan juta rupiah,” jelasnya.(m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2