Waspada
Waspada » Tiga Perampok Modus Praktik Prostitusi Via Online Ditangkap
Headlines

Tiga Perampok Modus Praktik Prostitusi Via Online Ditangkap

TIGA pelaku yang diamankan di Polsek Medan Baru. Polsek Medan Baru menangkap tiga perampok modus prostitusi via Online dalam penyergapan di salah satu hotel di Jl KH Wahid Hasyim. Waspada/Ist
TIGA pelaku yang diamankan di Polsek Medan Baru. Polsek Medan Baru menangkap tiga perampok modus prostitusi via Online dalam penyergapan di salah satu hotel di Jl KH Wahid Hasyim. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Baru menangkap tiga perampok modus prostitusi via online dalam penyergapan di salah satu hotel di Jl. KH Wahid Hasyim.

Tersangka MSAS, 21, warga Jl. Klambir V Gg. Sedayu Ujung, RHN alias Bunga, 25, warga Jl. Sei Pelita Sei Mencirim Sunggal dan SP alias Botak, 21, warga Jl. Gajah Mada Medan.

Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo didampingi Kanit Reskrim. iptu Irwansyah kepada wartawan, Kamis (18/2) menjelaskan, peristiwa berawal, Sabtu (13/2) sekira pukul 13.30 WIb, pertama sekali korban melakukan chatingan melalui aplikasi “Michat” kepada pemilik aplikasi atas nama Clarisa.

Setelah itu pelaku menyuruh korban untuk datang dan bertemu di Hotel Cherry Garden kamar No.26 yang berada di Jl. KH. Wahid Hasyim, atas kesepakatan tersebut korban datang menemui pelaku.

Sesampai di hotel tersebut korban masuk ke dalam kamar no 26 yang telah di sepakati, sesampai di dalam kamar ternyata orang yang ada di dalam kamar tersebut tidak sama dengan foto pemilik aplikasi Michat atas nama Clarisa tersebut.

Pada saat korban masuk ke dalam kamar tersebut kondisi kamar dalam keadaan mati lampu, karena orang yang ditemui korban di dalam kamar tidak sesuai dengan foto orang yang berada di aplikasi Michat atas nama Clarisa tersebut, akhirnya korban menjelaskan kepada ke dua perempuan yang merupakan pelaku untuk membatalkan perjanjian tersebut.

Percekcokan

Atas pernyataan korban tersebut, kedua perempuan itu tidak mau dan memaksa korban untuk memberikan uang pembatalan sebesar Rp500.000, namun karena korban tidak mau akhirnya terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku di kamar tersebut,

Setelah itu pelaku melakukan kekerasan dengan meninju dan menendang korban, sedangkan pelaku lainnya merampas handphone milik korban, kemudian datang teman pelaku yang bernama Botak dan Sandi ke kamar tersebut dan melakukan kekerasan terhadap korban.

Sedangkan pelaku lainnya menjaga di pintu dan mengancam korban. Akhirnya korban menyerahkan uang sebesar Rp400.000 kepada pelaku, namun para pelaku tetap melakukan kekerasan kepada korban, dimana pada saat kejadian tersebut pelaku langsung merampas kalung emas milik korban dari lehernya.

Setelah mengambil kalung emas tersebut pelaku langsung pergi, sedangkan korban masih disekap di kamar bersama pelaku yang lain, tidak berapa lama pelaku datang dan sudah membawa uang sebesar Rp2.000.000 hasil dari menjual kalung emas korban ke toko mas Surabaya Jl. Sei Sikambing Medan.

Bagikan Uang

Setelah itu pelaku mengembalikan uang sebesar Rp250.000 dan handphone kepada korban, atas hal tersebut pelaku membolehkan korban untuk pulang, setelah korban pulang, para pelaku pergi ke Lapangan Gajah Mada dan membagi bagikan uang hasil penjualan kalung emas milik korban tersebut.

Atas kejadian ini korban lalu melapor ke Polsek Medan Baru. “Tiga orang pelaku diamankan di lokasi hotel, saat sedang duduk-duduk,” katanya.

Usai diamankan ketiga pelaku lalu diboyong ke Polsek Medan Baru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti turut diamankan uang berupa Rp700 ribu. (m25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2