Waspada
Waspada » The Reiz Condo Dipastikan Tetap Apartemen
Headlines Medan

The Reiz Condo Dipastikan Tetap Apartemen

PIHAK TRC (kanan) saat memberi keterangan kepada anggota Komisi IV DPRD Medan, Selasa (19/1). Waspada/Ist
PIHAK TRC (kanan) saat memberi keterangan kepada anggota Komisi IV DPRD Medan, Selasa (19/1). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pihak The Reiz Condo (TRC) memastikan tidak ada perubahan fungsi dari apartemen menjadi hotel.

Hal ini dikatakan Legal TRC Nico Rajagukguk ketika dikonfirmasi, Selasa (19/1).

Menurutnya, sebagai anak usaha BUMN, pihak TRC menurut Nico, pihaknya tentu harus menjalankan usaha sesuai perijinan yang diatur.

“Kan ijin yang kami urus itu service apartemen, dan bukannya hotel,” ujar Nico.

Dikatakannya, dari total 602 unit yang sudah dibangun, 120 unit diantaranya tidak dijual.

“Nah untuk yang tidak dijual itu, kami serahkan pengelolaannya ke PT Artotel,” kata Nico.

Karena itu lanjutnya, hal inilah yang diduga menimbulkan salah persepsi dikalangan penghuni sehingga memicu reaksi anggota DPRD Kota Medan.

“Tapi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak DPRD Kota Medan dan instasi terkait sudah kami jelaskan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Medan saat melakukan kunjungan kerja ke TRC Jalan Tembakau Deli Kelurahan Kesawan, Selasa (19/1), meminta Pemko Medan melalui Dinas terkait didesak memberikan sanksi tegas kepada Waskita Karya Royalti selaku pengelola gedung apartemen TRC.

Pasalnya pihak pengelola dituding melakukan akal akalan terkait izin peruntukan bangunan dari izin apartemen berubah fungsi hotel.

Akibat tidak melakukan perubahan izin revisi Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) apartemen ke hotel diperkirakan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai ratusan juta rupiah dari retribusi pembangunan TRC.

“Ini harus diusut, pihak berwajib harus melakukan investigasi. Pihak pengelola tidak taat pajak dan kesan manipulasi dan melakukan perubahan tanpa pemberitahuan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak.

Mewakili Dinas PMPTSP Kota Medan Affan mengatakan, pihaknya tidak ada menerima permohonan perubahan izin revisi apartemen ke hotel.

Sedangkan izin yang diterbitkan 1 unit apartemen 28 lantai. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2