Terpidana Adelin Lis Setor Denda Rp1 Miliar Ke Kejari Medan

Terpidana Adelin Lis Setor Denda Rp1 Miliar Ke Kejari Medan

  • Bagikan
UANG denda dan SHGB bangunan yang diserahkan Adelin Lis diperlihatkan di Kantor Kejari Medan, Kamis (15/7). Terpidana Adelin Lis setor denda Rp1 miliar ke Kejari Medan. Waspada/ist.
UANG denda dan SHGB bangunan yang diserahkan Adelin Lis diperlihatkan di Kantor Kejari Medan, Kamis (15/7). Terpidana Adelin Lis setor denda Rp1 miliar ke Kejari Medan. Waspada/ist.

 

 

MEDAN (Waspada): Terpidana korupsi berlanjut tindak pidana kehutanan Adelin Lis, menyerahkan denda sebesar Rp1 miliar dan bagian uang pengganti berupa sertifikat hak guna bangunan (HGB) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Kamis (15/7).

Penyerahan denda dan bagian uang pengganti terpidana kasus pembalakan hutan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu, diwakili oleh anak dan saudara kandung Adelin Lis.

“Penyerahan denda dan uang pengganti dilakukan terpidana yang diwakili oleh Kendrik Ali selaku anak dari terpidana Adelin Lis dan Adenan Lis selaku saudara kandungnya,” kata Kepala Kejari Medan Teuku Rahmatsyah melalui Kasi Intel Bondan Subrata.

Dijelaskannya, penyerahan tersebut diterima langsung oleh Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Medan, Agus Kelana Putra, selaku jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus itu.

“Rinciannya uang tunai sejumlah Rp1.000.000.000  sebagai pembayaran denda dan  satu buah sertifikat hak guna bangunan No. 302 lokasi di Jl. Hang Jebat, Kel. Madras Hulu seluas 769 M2 atas nama terpidana Adelin Lis,”sebutnya.

Ia menerangkan, penyerahan denda dan uang pengganti ini dilakukan atas upaya dari JPU melakukan pencarian harta benda terpidana untuk pembayaran denda dan uang pengganti berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 68/K/Pid.Sus/2008 tanggal 31 Juli 2008 kepada Kejari Medan.

“Dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Adelin Lis telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dan membayar denda sebesar Rp1.000.000.000  subsidair 6 bulan kurungan,”ungkapnya.

Uang Pengganti

Selain itu, dalam amar putusannya juga disebutkan menghukum Adelin Lis membayar uang pengganti sebesar Rp119.802.393.040,- dan US$ 2.938.556,24. Kemudian, uang sebesar Rp1.000.000.000 diterima oleh JPU untuk selanjutnya disetorkan ke rekening Kejari Medan penitipan penerimaan negara pada Bank BRI.

Terpidana Adelin Lis sebelumnya dipulangkan dari Singapura pada bulan Juni lalu, setelah buron selama 13 tahun. Ia terlibat kasus pembalakan liar dan namanya masuk dalam daftar red notice Interpol.

Mahkamah Agung menjatuhkan pidana penjara 10 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan dengan denda uang pengganti Rp119,8 miliar dan dana reboisasi 2,839 juta dolar AS pada 2008. Dia dinyatakan terbukti melakukan korupsi dalam kasus perambahan hutan di Mandailing Natal. (m32).

  • Bagikan