Terobos Palang Pintu, Angkot Diseruduk KA, 5 Penumpang Tewas

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): 5 penumpang bus angkutan kota (angkot) dilaporkan tewas, 3 lainnya kritis setelah angkot yang ditumpangi menerobos palang pintu (pintu neng nong) di Jl. Sekip, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12) sekira pukul 15:00.

Supir angkot bernama Harto Manalu ,43, warga Jl. Batangkuis, Kecamatan Tanjungmorawa, yang melompat dari dalam angkot nyaris diamuk massa dan diamankan di Pos Kereta Api Jl. Sekip.

Penjaga Pos Perlintasan kereta api Riza Abdilah ,30, kepada petugas Kepolisian menuturkan, sebelum kejadian, bus angkot Mini Wampu trayek 123 BK 6010 UE yang membawa 8 penumpang datang dari arah Petisah melintas di Jl. Sekip, Kecamatan Medan Petisah menuju Jl. Gereja Kecamatan Medan Barat.

Saat melintas di Jl. Sekip, kondisi ruas jalan sudah terpasang palang pintu, karena kereta api yang datang dari arah Binjai menuju Stasiun Besar Kereta Api.

Namun, supir angkot bernama Harto Manalu tetap menerobos palang pintu, dengan cara zig-zag melewati rel kereta api.

Naas, mesin angkot tiba-tiba mati, sehingga ditabrak kereta api yang datang secara bersamaan.

“Begitu angkot menyeberangi rel kereta api, tiba-tiba mesin mobil mati mendadak. Secara bersamaan, muncul kereta api Srililawangsa yang menabrak bagian belakang angkot hingga angkot terseret dan tercampak ke pinggir jalan, bahkan 5 penumpangnya terlempar ke luar dan 3 lagi penumpang terhempas di dalam angkot,” tutur Riza.

Dijelaskan Riza, supir angkot yang berada di depan sempat melompat keluar dari dalam angkot namun berhasil diamankan warga dan nyaris jadi amukan massa.

5 Penumpang Terkapar

Saksi lainnya bernama Angga Sanjaya menambahkan, di lokasi kejadian terlihat 5 penumpang terkapar dengan kondisi mengenaskan dan diperkirakan meninggal dunia, sedangkan 3 penumpang lainnya kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Royal Prima.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Medan AKP Prio Achmad Prihatin ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian belum mendapatkan identitas para korban meninggal dunia dan luka kritis.

“Sejumlah personil masih melakukan pendataan para korban yang meninggal dunia dan kritis sedangkan supir angkot sudah diamankan,” ujar AKP Prio.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Bagian samping kiri belakang angkot Mini Wampu BK 6010 UE yang hancur akibat ditabrak kereta api perlintasan kereta api Jl. Sekip Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12) sekira pukul 15:15.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *