Tender Rusunawa BP2JK Sumut Diduga Bermasalah - Waspada

Tender Rusunawa BP2JK Sumut Diduga Bermasalah

  • Bagikan
BOBY Darmawan
BOBY Darmawan

MEDAN (Waspada): Tender Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) khususnya paket pembangunan rumah susun Univ. RIS Maduma di Kabupaten Dairi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PR) Ditjend Bina Konstruksi-Balai Pelaksanan Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) dengan Pagu senilai Rp15,9 miliar diduga bermasalah.

‘’Saya menduga bau busuk dan rekayasa Pokja pemilihan BP2JK Sumut untuk pembangunan rumah susun tersebut akan dimenangkan bukan harga terendah,’’ sebut Boby Darmawan, tokoh pemuda dan pengamat lelang di Medan, Kamis (13/2).

Boby menilai, ada indikasi pihak luar mengintervensi, sebab terlalu lama dan pengunduran jadwal evaluasi oleh pokja.

‘’Sebagai pengamat, kami melihat apakah dugaan ini benar yang diumumkan bukan harga terendah, makan kami berharap ada beberapa perusahaan yang tenaga ahlinya hanya menerangkan referensi kerja, tetapi sesungguhnya data tersebut tidak benar,’’ ucap Boby.

Untuk itu, sebut Boby, Satker SNVT dapat meneliti kembali hasil kerja Pokja saat pengajuan penetapan pemenang tender.

”Bila dugaan yang menang adalah perusahaan yang datanya ada pada kami, kami akan protes dan bila perlu akan melaporkannya ke penegak hukum. Pokja harus mengevaluasi berkas penawaran dapat mengacu kepada SDP dokumen antara lain No.31 poin 31.9, 30.10 dan No.34 poin 34.1,” harap Boby. (m46)

  • Bagikan