Waspada
Waspada » Tarawih Pertama, Masjidil Haram Dihadiri 50.000 Jamaah
Headlines Internasional

Tarawih Pertama, Masjidil Haram Dihadiri 50.000 Jamaah

Sebanyak 50.000 orang dilaporkan melakukan shalat Tarawih pertama di Masjidil Haram pada Senin malam dengan menjalankan protocol kesehatan yang sangat ketat. Saudi Press Agency

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Sebanyak 50.000 orang dilaporkan melakukan shalat Tarawih pertama di Masjidil Haram pada Senin malam dengan menjalankan protocol kesehatan yang sangat ketat.

Dilansir Arab News, Selasa (13/4/2021), hanya jamaah yang telah divaksin dan mengajukan izin melalui aplikasi Tawakkalna, yang diizinkan masuk untuk melakukan Tarawih.

Sebanyak 50.000 orang dilaporkan melakukan shalat Tarawih pertama di Masjidil Haram pada Senin malam dengan menjalankan protocol kesehatan yang sangat ketat. Saudi Press Agency

Kategori imunisasi yaitu seseorang yang mendapat dua dosis vaksin COVID-19. Kemudian, seseorang yang setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin COVID-19 serta yang sembuh dari infeksi.

Presidensi Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah masjid digunakan. Selain itu, pembagian air zamzam kepada jamaah juga dilakukan dengan menggunakan botol sekali pakai.

Kepresidenan juga mengawasi pergerakan di dalam Masjidil Haram, membuka gerbang, mengatur masuk dan keluarnya pengunjung, mengidentifikasi jalur yang dialokasikan untuk penyandang disabilitas, di antara banyak layanan lain yang disiapkannya.

Sebanyak 50.000 orang dilaporkan melakukan shalat Tarawih pertama di Masjidil Haram pada Senin malam dengan menjalankan protocol kesehatan yang sangat ketat. Saudi Press Agency

Selain itu, Presidensi Umum mengelola pergerakan di dalam Masjidil Haram dan alun-alunnya melalui pengawas yang tersebar di koridor utama dan sekunder untuk memastikan arus jamaah dan pengunjung berjalan lancar di antara berbagai area di Masjidil Haram dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di dalam Masjid.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci juga telah merekrut lebih dari 100 petugas gerbang untuk menerima jamaah dan mengarahkan mereka ke tempat-tempat yang ditentukan dan telah mengintensifkan layanan penyediaan air bagi pengunjung dan jamaah serta sesuai dengan protokol kesehatan.

Selain itu, Presidensi Umum telah menyiapkan rencana dan mekanisme di mana jumlah wadah air ditingkatkan menjadi 27.000 yang didistribusikan dengan kendaraan khusus.

Sebanyak 50.000 orang dilaporkan melakukan shalat Tarawih pertama di Masjidil Haram pada Senin malam dengan menjalankan protocol kesehatan yang sangat ketat. Saudi Press Agency

Presidensi Umum sangat ingin mempertahankan operasi sterilisasi sepanjang waktu. Sekitar 5.000 liter bahan disinfektan digunakan untuk mensterilkan semua permukaan dan lantai guna menciptakan suasana yang sehat dan bebas pandemic.

Otoritas yang berwenang itu juga mengerahkan lebih dari 45 tim lapangan untuk bekerja 24 jam untuk mensterilkan Masjidil Haram dan bujur sangkar luarnya serta mendistribusikan lebih dari 300 perangkat sterilisasi tangan berkualitas tinggi. (arabnews/spa/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2