banner 325x300

Tangkap Pembuang Sobekan Al-Quran Di Jalan

  • Bagikan
SEJUMLAH sobekan ayat-ayat suci Al Qur'an yang diamankan dari badan jalan raya di Jl. Sisingamangaraja Medan depan Hotel Garuda Citra, Jumat (7/2). Waspada/Ist
SEJUMLAH sobekan ayat-ayat suci Al Qur'an yang diamankan dari badan jalan raya di Jl. Sisingamangaraja Medan depan Hotel Garuda Citra, Jumat (7/2). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pengurus Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara mendesak aparat Kepolisian di Medan untuk segera tangkap orang pembuang sobekan ayat suci Al-Qur’an di Jalan Sisingamangaraja Medan persis di depan Hotel Garuda Citra.

Sobekan ayat suci Al-Qur’an tersebut ditemukan berserakan di badan jalan raya, Jumat (7/2) sekira pukul 08:00, dan berharap polisi segera tangkap pembuang.

“GNPF Ulama Sumut menilai perobekan dan pembuangan robekan ayat-ayat suci Al-Qur’an tersebut merupakan penistaan agama sehingga aparat Kepolisian didesak segera melakukan penyelidikan sekaligus menangkap pelaku perobekan dan pembuangan tersebut,” tegas Ade Lesmana kepada Waspada, Jumat (7/2) di Medan.

Lewat pernyataan sikap GNPF Ulama Sumut itu, Ade Lesmana menyebutkan, perobekan dan pembuangan lembaran ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu merupakan bentuk penghinaan terhadap kitab suci ummat Islam sehingga pelakunya wajib diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“GNPF Ulama Sumut sudah turun ke lokasi sekaligus melakukan investigasi. Kitab suci Al-Qur’an tersebut sepertinya sengaja dirobek-robek dan kemudian dibuang ke tengah badan jalan raya,” ujar Ade Lesmana seraya mengapresiasi sikap aparat Kepolisian dan TNI yang cepat turun ke lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, tambah Ade Lesmana, GNPF Ulama Sumut mengutuk keras tindakan penistaan agama tersebut karena perbuatan itu dapat mengganggu kekondusifitas di Kota Medan dan Sumatera Utara dan keharmonisan antar umat beragama.

“Pasca terjadinya penyerangan dan pengrusakan Masjid Al Amin di Jl. Belibis XII Perumnas Mandala dan aparat kepolisian sudah menangkap para pelakunya sehingga sudah kondusif, kini ada pula orang yang tidak bertanggungjawab melakukan penistaan agama terhadap ummat Islam. GNPF Ulama sangat mengapresiasi aparat kepolisian yang tanggap dan melakukan penyelidikan,” tutup Ade seraya mengimbau agar seluruh ummat Islam di Kota Medan dan Sumatera Utara khususnya agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing atas peristiwa tersebut dan mempercayakan kepada aparat Kepolisian untuk mengusutnya. (h04)

  • Bagikan