Waspada
Waspada » Tak Patuhi Prokes, Kantor Pos P Sidimpuan Tidak Layani Penerima BST
Headlines Sumut

Tak Patuhi Prokes, Kantor Pos P Sidimpuan Tidak Layani Penerima BST

PETUGAS Kantor Pos P Sidimpuan saat melayani warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Waspada/Syarif Ali Usman
PETUGAS Kantor Pos P Sidimpuan saat melayani warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Waspada/Syarif Ali Usman

P SIDIMPUAN (Waspada): Kantor Pos P Sidimpuan tidak mau melayani warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) jika tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Jika ada penerima BST yang tidak mematuhi Prokes seperti pakai masker dan jaga jarak, maka tidak kita layani”, kata Manager Satgas BST Kantor Pos P Sidimpuan Risfan, Kamis (15/10).

Dijelaskan, prokes ditengah pandemi Covid-19 sudah menjadi peraturan nasional yang wajib ditaati untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyatakat.

Menurutnya, penerapan prokes dalam penyaluran BST dari kemensos di Kantor Pos tentu dibarengi dengan pembuatan jadwal dan pembagian ruang untuk menghindari kerumunan.

Kemudian pihak Kantor Pos P Sidimpuan juga menyiapkan sarana seperti tempat mencuci tangan, mengatur bangku antrean untuk social distancing sehingga prokes dapat diterapkan.

Mengingat rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, lanjut Risfan, pihaknya terpaksa menempatkan petugas untuk mengatur warga penerima BST agar patuhi prokes.

Risfan berharap masyarakat sadar akan pentingnya jaga kesehatan dan jangan hanya taat prokes saat pencairan BST tapi idealnya juga bersikap yang sama ditempat lain.

“Jangan hanya memakai masker saat penerimaan BST diloket yang ada di Kantor Pos. Bahkan ada yang meminjam masker kepada warga yang sudah selesai menerima”, tuturnya.

Manager pelayanan Ilham, mengatakan penerima BST di Kantor Pos P Sidimpuan Kota sebanyak 5,979 orang terdiri dari warga P Sidimpuan Kota dan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sedangkan jadwal utama penyaluran yakni dari tanggal 15 hingga 19 Oktober, namun diluar tanggal itu, warga penerima masih bisa melakukan pengambilan dana yang diperuntukkan kepada warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. (a31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2