Tak Mau Belikan Sabu, Alvin Jadi Korban Penikaman

Tak Mau Belikan Sabu, Alvin Jadi Korban Penikaman

  • Bagikan
ALVIN Sanjaya terbaring lemah di kamarnya akibat ditikam oleh seorang pria karena tak mau disuruh membeli sabu-sabu. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
ALVIN Sanjaya terbaring lemah di kamarnya akibat ditikam oleh seorang pria karena tak mau disuruh membeli sabu-sabu. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Malang nasib Alvin Sanjaya, 22, warga Jl. Masjid Taufiq Gang Keluarga, Kelurahan Tegalrejo Kecamatan Medan Perjuangan. Hanya tak mau disuruh membelikan sabu-sabu, Alvin ditikam oleh seorang pria.

Pemuda berusia 22 tahun ini menjadi korban penikaman oleh pria berinisial SU mantan ketua OKP Kecamatan Medan Deli, hingga nyaris digorok.

Alvin yang ditemui di kediamannya mengatakan saat itu dirinya sedang bekerja pada Sabtu (13/11), tiba-tiba pelaku datang dan memanggil dirinya.

“Sekitar pukul 20.00 WIB. Dia (pelaku) memanggil saya lalu dia bilang pergi kau dulu belikkan aku sabu. Saya tidak mau tiba-tiba saya dibawanya naik sepeda motor Honda Revonya,” ujarnya, Selasa (16/11).

Lanjut Alvin, dirinya yang tak punya tenaga kuat kemudian menuruti pelaku yang berinisial SU untuk naik ke sepeda motornya.

“Saya dibawanya ke Jlm H Anif, sekitar pukul 20.30 WIB. Di situ saya dipukulinya, secara membabi buta. Lalu pelaku mengeluarkan sangkur dari balik pinggang kanannya dan langsung menghujani saja tikaman,” ungkapnya.

Tak sampai di situ, lanjut Alvin, dirinya yang berusaha lari pun tak berbuah hasil.

“Saya ditangkapnya ditikamnya perut, bokong dan tangan saya. Leher saya juga mau digoroknya, untungnya saya bisa bangkit dan saya kabur sehingga diselamatkan warga,” katanya.

Pascakejadian, korban dibawa warga ke klinik ter dekat di sana Alvin mendapat perawatan medis.

“Saya di klinik itu dijahit lalu saya dipindahkan ke rumah sakit Imelda. Sementara keluarga saya yaitu kakak saya membuat laporan ke Polsek Percutseituan,” ucapnya seraya menunjukkan bukti laporan
Nomor: STTLP/2218/XI/2021/SPKT PERCUT pelapor atas nama Siti Rahmayanti.

Hingga kini, Alvin mengaku tidak ada perkembangan lebih lanjut atas laporan yang dilaporkan keluarganya.

“Nggak ada perkembangan. Belum ada polisi mintai saya keterangan sampai saya di rumah laporan ini pun tidak jalan. Saya berharap dapat keadilan,” pungkasnya.

Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agustiawan ketika dikonfirmasi pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.(m27)

  • Bagikan