Waspada
Waspada » Tak Ada Perhatian Pemerintah, Warga Turun Lakukan Aksi Gotongroyong
Headlines Sumut

Tak Ada Perhatian Pemerintah, Warga Turun Lakukan Aksi Gotongroyong

TAK ada perhatian pemerintah, warga gotongroyong memperbaki ruas jalan. Waspada/Asrirrais
TAK ada perhatian pemerintah, warga gotongroyong memperbaki ruas jalan. Waspada/Asrirrais

BESITANG (Waspada): Infrastruktur jalan hancur dan selama puluhan tahun, namun tak menjadi perhatian pemerintah, ratusan warga Lingkungan IX, Kelurahan Bukitkubu, Kecamatan Besitang, turun melakukan aksi gotongroyong massal, Jumat (25/12).

Pantauan Waspada, ruas jalan di sisi kiri dan kanan RT I dan RT II sudah lama rusak parah, sehingga para pengendara terpaksa harus melewati jalan yang rusak dan becek karena digenangi air.

Kondisi kerusakan juga terdapat di kawasan permukiman nelayan di daerah RT III dan RT IV.

Infrastruktur jalan di daerah ini juga rusak, bahkan di salah titik tampak seperti kubangan kerbau.

Yang disesalkan warga, kondisi jalan yang rusak parah ini selalu luput dari perhatian pemerintah daerah, padahal kerusakan inprasrruktur ini sudah berlangsung sudah cukup lama.

“Daerah kami sepertinya selalu termarginalkan,” cetus warga.

Untuk memperbaiki kerusakan jalan, salah seorang tokoh masyarakat di daerah itu, M Idris, menggerakan partisipasi warga untuk melaksanakan gototongroyong massal di empat RT (rukun tetangga).

Seluruh elemen masyarakat bersinergi memperbaiki kerusakan jalan, sebab sampai sejauh ini belum ada atensi dari pihak terkait untuk membenahi kerusakan inprastruktur yang kondisi kerusakannya sudah cukup parah ini.

Masyarakat tidak hanya menyumbangkan tenaga, tapi juga mengumpulkan uang untuk membeli pasir dan batu (sirtu), semen, dan pipa paralon untuk parit aliran air.

Beberapa toke sawit yang selalu menggunakan akses jalan juga turut dimintai kontribusinya.

Idris saat ditemui Waspada mengatakan, aksi gotongroyong massal ini akan terus berlanjut sampai, Minggu (27/12).

“Kondisi kerusakan sudah cukup parah, karena itu kita mengajak partisipasi masyarakat untuk membenahinya,” katanya. (a10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2