Waspada
Waspada » Suplai Gas Terganggu, Listrik Di Sebagian Kota Medan Padam
Headlines

Suplai Gas Terganggu, Listrik Di Sebagian Kota Medan Padam

LISTRIK di sebagian Kota Medan mengalami pemadaman listrik. Pemadaman listrik yang terjadi sejak Selasa (19/1), sekira pukul 14.00 WIB. Ilustrasi
LISTRIK di sebagian Kota Medan mengalami pemadaman listrik. Pemadaman listrik yang terjadi sejak Selasa (19/1), sekira pukul 14.00 WIB. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Listrik di sebagian Kota Medan padam yang terjadi sejak Selasa (19/1), sekira pukul 14.00 WIB.  Hingga berita ini diturunkan pukul 21.00 WIB, pemadaman itu membuat warga menjadi resah.

Beberapa kawasan Kota Medan yang mengalami padam listrik antara lain, Jl Brigjen Katamso kawasan Kp. Aur hingga Kp. Baru, Jl. Gaharu, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Sutomo hingga sebahagian Jl. Krakatau, Kawasan Patumbak, dan beberapa kawasan lainnya.

Novi, salah seorang ibu rumah tangga di Kampung Baru, mengeluhkan pemadaman yang terjadi sejak sore hingga malam. Pasalnya, selain membuat gelap, padamnya listrik tersebut membuat suasana di rumah menjadi gerah dan panas, serta nyamuk juga bertambah banyak.

“Ada apa ini, kok listrik padam? Sampai kapan listrik hidup lagi? Gang sebelah kok hidup, rumah kami kok mati,” keluhnya.

Berdasarkan informasi yang Waspada terima, pemadaman listrik tersebut disebabkan adanya gangguan pada instalasi Regasifikasi Perta Arun Gas, yang menyuplai gas untuk PLTMg Arun dan Pembangkit yang ada di Belawan, seperti Marine Vassel dan Pembangkit di daerah Paya Pasir, Selasa (19/1), sekira pukul 14.00 WIB.

Hal tersebut dibenarkan General Manager PLN Unit Wilayah Induk Sumatera Utara, Irwansyah Putra, saat dikonfirmasi lewat group WA media.

Disebutkan, akibat gangguan tersebut sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara kehilangan pasokan sebesar 1.069 MW.

“Ada gangguan pada instalasi Regasifikasi gas, saat ini dalam proses pekerjaan mudah-mudahan dapat segera teratasi. Saat ini semua pembangkit yang ada sudah dioperasikan, untuk mengurangi dampak tersebut. PLN mengoperasikan seluruh pembangkit sehingga defisit pasokan dapat diminimalisir menjadi 343 MW,” ujarnya.

Disebutkan, saat ini (Selasa malam-red) PLN dan Perta Arun Gas terus melakukan upaya pemulihan agar pasokan gas dapat normal kembali sehingga pembangkit PLN dapat beroperasi kembali.

“PLN dan Perta Arun Gas telah melakukan koordinasi dan berupaya segera melakukan pemulihan. PLN memohon maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2