Sumut Sabet Emas Atletik, Orangtua Abd. Fafiz Sujud Syukur - Waspada

Sumut Sabet Emas Atletik, Orangtua Abd. Fafiz Sujud Syukur

  • Bagikan
Waspada/ist

MIMIKA (Waspada): Tim atletik berhasil menambah medali emas dan perak bagi Kontingen Sumatera Utara pada hari pertama perlomaan atletik PON XX Papua di Stadion Atletik Mimika, Selasa (5/10).

Medali emas disumbangkan Abd. Hafiz (foto) dari nomor lempar lembing. Atlet asal Kota Binjai itu meraih emas setelah mencatatkan lemparan sejauh 71,03 meter. Dari enam kali kesempatan melempar, Hafiz mendapat lemparan terbaiknya di kesempatan terakhir.

Dia mengalahkan atlet tuan rumah Papua, Agustinus Muhaze (64,58 meter). Agustinus Mahuze merupakan peraih medali emas PON 2016 dengan lemparan sejauh 68,81 meter. Medali perunggu direbut atlet Bengkulu, Egi Patil Pranata degan lemparan 63,22 meter.

Satu medali perak Sumut dari cabor atletik disumbangkan Safwan Hafiz Nasution dari nomor lompat jauh. Medali emas nomor ini diraih oleh Sapwaturahman dari NTB dan perunggu disabet Suwandi Wijaya dari Bangka Belitung. Sedangkan Pretty Sihite yang sebelumnya ditargetkan meraih medali, gagal.

Pelatih Atletik Sumut, Sinung Nugroho, mengaku bersyukur atas raihan medali pada hari pertama cabang atletik ini. Dia menilai ini merupakan awal yang baik. “Mudah-mudahan hasil ini menambah motivasi atlet yang tampil besok (hari ini),” ujarnya.

Sekretaris Pengprov PASI Sumut, Suharjo MPd juga mengaku senang. Dia yakin target dua medali emas pada PON kali ini bakal tercapai.

“Alhamdullilah, kita meraih satu emas dan satu perak pada hari pertama. Ini merupakan awal yang bagus. Kita yakin target dua emas bisa dilampui,” ujarnya.

Sujud Syukur

Sementara itu, Sugito dan Umi selaku orangtua Abd. Hafiz sujud syukur setelah menerima kabar anaknya meraih medali emas PON Papua. Ditemui di kediamannya di Jl. Jamin Ginting, Sugito yang akrab disapa Agit sedang asyik memberi makan ayam dari teras rumahnya.

Ditanya apakah sudah ada berita Hafiz, Agit mengatakan sudah. Dengan haru dan matanya berkaca-kaca, Agis melakukan sujud syukur. Dia bangga putranya mampu meraih medali emas lempar lembing dengan lemparan 71.03 meter.

Ketika ibunya Umi ingin menelepon Hafiz di Papua, ternyata HP Hafiz tidak aktif. Agit mengaku selalu berkomunkasi dengan Hafiz dan memotivasi agar ia mampu berprestasi. “Akhirnya Hafiz mampu meraih medali setelah pada PON 2016 meraih perunggu,” ucap Agit.

Abd. Hafiz mulai menekuni olahraga atletik sejak SMA. Agit sendiri merupakan mantan atlet bola voli di Kota Binjai. “Sejak SD sampai SMP Hafiz saya latih voli,” ujarnya.

“Kemudian SMA mulai berlatih lempar lembing dan Agit dari bola voli pindah ke tolak peluru. Ternyata Hafiz gigih berlatih, apalagi ia sangat kepingin naik pesawat seperti Sri Astuti yang juga atlet lempar lembing asal Binjai yang kini juga ikut PON XX Papua,” tambah Agit.

Wali Kota Binjai Amir Hamzah yang sudah memperolah laporan tentang kesuksesan Hafiz, ketika dihubungi menyampaikan terima kasih kepada Hafiz yang sudah mengharumkan nama Kota Binjai.

“Saya akan beri bonus nanti setelah ia menyelesaikan tugas di PON XX Papua” ujar wali kota seraya berpesan kepada atlet Binjai lainnya agar terus semangat meraih prestasi. (m18/a12/C)

  • Bagikan