Waspada
Waspada » Spesialis Pencuri Rumah Kosong Ditangkap Polres Sidimpuan
Headlines Sumut

Spesialis Pencuri Rumah Kosong Ditangkap Polres Sidimpuan

PELAKU pencurian spesialis rumah kosong diamankan di Mapolres P. Sidimpuan. Waspada/Andi Nasution
PELAKU pencurian spesialis rumah kosong diamankan di Mapolres P. Sidimpuan. Waspada/Andi Nasution

P. SIDIMPUAN (Waspada): Seorang pelaku pencurian spesialis rumah kosong, ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal Polres Kota P. Sidimpuan.

Pelaku berinisial MRP, 39, warga Jalan Tengku Umar, Kel. Losung, Kec. P. Sidimpuan Selatan, Kota P. Sidimpuan, ditangkap dari kediamannya di Kel. Losung, Kec. P. Sidimpuan Selatan, pada Sabtu (6/6) sekira pukul 16:00.

Kapolres P. Sidimpuan, AKBP Juliani Prihartini melalui Kasat Reskrim, AKP Bambang Tarigan, Minggu (7/6) mengatakan, terungkapnya kasus itu berawal pada Sabtu (6/6) sekira pukul 13:00, saat korban Alek Simatupang, 45, warga Kel. Wek II, Kec. P. Sidimpuan Selatan, Kota P. Sidimpuan, masuk ke dalam rumahnya sepulang dari gereja.

Setelah berada didalam rumah, korban mendapati lemari diruang tamu sudah berantakan. Merasa ada yang tidak beres, korban kemudian masuk ke dalam kamar di lantai dua rumahnya, dan melihat satu unit laptop dan dua unit Handphone yang sebelumnya tersimpan dalam kamar, telah hilang. Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan ke Mapolres P. Sidimpuan.

Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/174/VI/2020/SU/PSP, tertanggal 6 Juni 2020, kata Kasat, Sat Reskrim Polres P. Sidimpuan melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa pelaku adalah MRP.

“Setelah dilakukan pencarian, diketahui bahwa pelaku MRP sedang berada didaerah Kel. Losung, P. Sidimpuan Selatan. Selanjutnya kita menuju lokasi pelaku MRP dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dari pelaku, lanjut Bambang, turut diamankan sejumlah barangbukti seperti satu buah parang, satu unit HP dan satu unit laptop.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku kerap mengincar rumah yang sedang ditinggal pemiliknya. Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna proses lanjut, dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun,” terangnya. (a33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2