Waspada
Waspada » Sopir Angkot Yang Menyeret Polisi Di P Siantar Diringkus
Headlines Sumut

Sopir Angkot Yang Menyeret Polisi Di P Siantar Diringkus

P SIANTAR (Waspada): Sopir angkutan kota (angkot) Koperasi Pengangkutan Beringin (KPB) PA, 42, yang nyaris menabrak dan menyeret personel kepolisian dari Sat Lantas Polres Kota P Siantar saat mengatur lalu lintas sejauh lebih lima meter, akhirnya diringkus setelah diduga melawan petugas.

“Itu yang videonya viral mau nabrak polisi itu sudah diringkus,” sebut Kapolres P Siantar AKBP Boy Binangga Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto, saat berbincang dengan sejumlah awak media di depan ruang kerja Kasat Reskrim di Mapolres, Jalan Jendral Sudirman, Jumat (18/9).

Menjawab pertanyaan sopir angkot sudah minta maaf, Kasat Reskrim menegaskan permintaan maaf tidak menghilangkan tindak pidananya.

“Itu kan tidak menghilangkan pidananya dan sopir angkot itu akan dijerat Pasal 335 KUHP tentang pengancaman.”

Selain itu, menurut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA P Siantar Rudi Fernando Sianturi melalui Humas Herianto Sitanggang kepada wartawan mengungkapkan PA merupakan mantan narapidana (Napi) asimilasi, yang mendapat pengurangan hukuman akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“PA sebelumnya menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta, Medan, karena kasus asusila.”

Menurut Herianto, seorang Napi asimilasi akan dimasukkan kembali ke Lapas, bila melakukan tindak pidana.

“Itu seperti di berita, sopir angkot itu sudah minta maaf, tapi kalau polisinya tak terima, ya dimasukkan balik (ke Lapas).”

Seperti diberitakan, personel Sat Lantas Bripka Panal Simarmata nyaris tertabrak dan sempat terseret angkot dikemudikan PA, usai Panal menenangkan seorang wanita kurang waras yang sedang berteriak di depan toko roti Ganda, Jalan Sutomo, Senin (14/9) sore.

Teriakan wanita asal Desa Rambung Merah, Kabupaten Simalungun itu mengundang perhatian para pengendara, hingga arus lalu lintas mengalami kemacetan.

Namun, niat baik Panal untuk menenangkan wanita itu, malah membuat wanita itu memaki Panal.

Setelah mendapat bantuan dari personel Satlantas lainnya, Aiptu Edison Sitohang dan Bripka Sengli Turnip, wanita kurang waras yang dibawa ibunya membeli roti itu akhirnya dapat ditenangkan dan diantarkan pulang sampai ke rumahnya.

Menurut Kasat Lantas AKP M Hasan, setelah ditenangkan dua personel Sat Lantas, dia sendiri yang datang menjemput wanita itu dan mengantarkannya pulang ke rumahnya.

“Ternyata kejadian itu direkam seseorang dan videonya diposting ke media sosial dan viral. Akibatnya, seolah polisi dimaki warga yang tidak terima ditangkap,” sebut Kasat Lantas.

Kemudian, lanjut Kasat Lantas, setelah wanita itu diantar pulang, Panal berupaya mengurai kemacetan arus lalu lintas.

Namun angkot yang dikemudikan PA tetap berhenti, meski telah berulangkali disemprit agar PA menjalankan angkot yang dikemudikannya.

“Karena tak mau maju, angkot itu didatangi Panal. Ternyata, PA malah menantang dan berteriak, apa kau, mau kau tangkap aku, kata sopir angkot sambil menjalankan angkotnya. Panal yang ada di depan angkot segera menyelamatkan diri, dimana satu kakinya naik ke bamper depan mobil dan tangannya memegang penghapus kaca. Panal sempat terseret sebelum mobil berhenti,” sebut Kasat Lantas.

Setelah terseret sekitar lima meter dan angkot berhenti akibat terhalang mobil lainnya, PA langsung dibawa bersama angkot yang dikemudikannya ke Mapolres dan dikenakan hukuman Tilang, karena melawan petugas.

Menurut Kasat Lantas, PA sudah meminta maaf atas kesalahannya dan pemilik angkot bersama mandor KPB juga sudah datang serta meminta maaf.

“Pemilik angkot sudah memohon agar angkotnya dilepas dan sudah dipenuhi serta sebagai gantinya STNK angkot ditahan sampai sidang pelanggaran lalu lintas itu selesai.” (a28)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2