Waspada
Waspada » Situasi Kondusif, Polisi Masih Berjaga Di Belawan
Headlines Medan

Situasi Kondusif, Polisi Masih Berjaga Di Belawan

SEJUMLAH warga dan petugas P3SU Kecamatan Medan Belawan memperbaiki rumah warga yang rusak pasca tawuran di Jalan KL Yos Sudarso Km 20, Kelurahan Belawan, Bahari Kecamatan Medan Belawan, Kamis (22/7). Waspada/Ist
SEJUMLAH warga dan petugas P3SU Kecamatan Medan Belawan memperbaiki rumah warga yang rusak pasca tawuran di Jalan KL Yos Sudarso Km 20, Kelurahan Belawan, Bahari Kecamatan Medan Belawan, Kamis (22/7). Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Situasi di lokasi tawuran Jalan KL Yos Sudarso Km 20, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (22/7) sudah kondusif.

Meski situasi telah kondusif, sejumlah personil Brimob dan Sat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan masih tetap berjaga. Tenda Posko Keamanan didirikan di sekitar lokasi tawuran untuk mencegah terjadinya bentrok susulan.

Pasca tawuran yang terkesan anarkis dan bringas tersebut, aktivitas warga terlihat normal kembali. Warga bahu-membahu bersama petugas P3SU Kecamatan Medan Belawan membersihkan sisa bentrokan dan memperbaiki rumah yang rusak.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan mengatakan pihaknya telah mengumpulkan berbagai pihak dalam rangka koordinasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan. Selain itu, Polres Pelabuhan Belawan membangun dua tenda sebagai Pos Pengamanan di dua lokasi warga yang bentrokan.

“Jadi apabila ada warga yang ngumpul di lokasi dapat segera kita bubarkan secara persuasif untuk mencegah terjadinya bentrokan”, ucap Kapolres.

Kapolres mengakui pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah bentrokan susulan, jadi ke depannya diharap tidak terjadi lagi bentrokan dan warga juga saling menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Sesalkan

Sementara itu, tokoh masyarakat yang berada di lokasi bentrokan antar kelompok warga itu sangat menyesalkan terjadinya tawuran antar pemuda tersebut dan berharap agar bentrokan tidak terulang lagi.

“Situasi saat ini sedang sulit karena corona, jadi kalau ribut terus kapan lagi mau cari uang untuk makan, janganlah ribut lagi,” ujar Jon Pieter Siagian, 52, warga Kelurahan Belawan Bahari.

Warga lainnya Nur Adewati, 50, yang rumahnya mengalami kerusakan juga menyesalkan terjadinya bentrokan.

“Sebelumnya warga bertetangga dengan baik, namun karena bentrokan saat ini semuanya jadi susah. Mau cari makan pun jadi susah karena ada tawuran,” jelas Nur Adewati didampingi Ibu Lince Br Pardede, 67, yang rumahnya juga mengalami kerusakan akibat tawuran tersebut. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2