Waspada
Waspada » Siapkan Pembuangan Sampah Sisa Limbah Medis Di Medan
Headlines Medan

Siapkan Pembuangan Sampah Sisa Limbah Medis Di Medan

MEDAN (Waspada) Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk menyiapkan tempat pembuangan sampah sisa limbah infeksius, masker, sarung tangan dan alat medis lainnya. Sebab, saat ini pengelolaan limbah infeksius belum baik, terutama sampah masker, sarung tangan dan Alat Perlindungan Diri (APD) pasien covid 19.

“Pemko harus siapkan tempat pembuangan sampahnya dan menugaskan petugas memungut sampah untuk dipisahkan antara limbah infeksius dan rumah tangga. Ini harus diperhatikan atau penyebaran virus corona akan semakin meluas dan memakan banyak korban,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala kepada Waspada, Rabu (8/4).

Selain itu, Polisiti PKS ini juga meminta Pemko harus lebih sering memberikan informasi kepada pihak rumah sakit dan pihak media agar ikut peduli dengan tidak membuang sampah alat-alat medis bekas sembarangan.

“Tidak hanya informasi, tapi kasih ketegasan. Kalau ada pihak yang membuang sampah alat medisnya sembarangan akan ditindak secara hukum agar ada efek jera,” tegasnya.

Bahkan, diungkapkan Rajuddin, ada informasi bahwa salah satu pihak rumah sakit yang menjadi salahsatu rumah sakit rujukan pasien covid 19 membuang sampah medianya ke Sungai Deli.

“Ini kan tidak boleh karena bisa menyebarkan virus lewat aliran sungai. Kami lagi pelajari laporan masyarakat ini dan kalau memang terbukti, maka tidak hanya teguran tapi juga harus diproses secara hukum,” tuturnya.

Senada dikatakan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Medan, meminta seluruh rumah sakit untuk mengelola limbah B3, limbah insfeksius harus benar-benar memusnagjan secara benar sesuai dengan ketentuan penanganan limbah insfeksius. Apalagi Rumah Sakit rujukan PDP Covid 19 harus menjalalani SOP penanganan limbah seperti limbah bekas APD dan limbah insfeksius pasien positf Covid 19.

“Jangan sampai di karenakan penanganan tidak benar membuat masyalah baru lagi. Kepada dan seluruh rumah sakit rujukan Covid 19 utk mengikuti Protokol Kemenkes dalam rangka memusnakan limbah insfeksius Covid 19,” tegasnya. (cyn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2