GAZA (Waspada): Agresi Israel di Jalur Gaza Palestina telah memasuki satu tahun pada hari ini, Senin (7/10), usai diluncurkan pada 7 Oktober 2023 lalu.
Diperkirakan lebih dari 100 orang masih ditawan kelompok milisi Hamas Palestina. Tepatnya, sebanyak 101 orang yang terdiri dari 97 orang yang diculik pada 7 Oktober 2023 serta empat orang yang ditangkap sebelum serangan Hamas.
Dari jumlah ini, sekitar 31 orang di antaranya diyakini telah meninggal.
Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Israel dan menahan 251 orang. Selain berkewarganegaraan Israel, nyaris setengah dari sandera merupakan WNA atau memiliki kewarganegaraan ganda.
Menurut laporan CNN, hingga 27 Agustus 2024, sebanyak 117 sandera telah dikembalikan hidup-hidup ke Israel. Sebagian besar melalui kesepakatan pertukaran sandera yang berlangsung mulai 24 November hingga 1 Desember.
Beberapa lainnya dibebaskan oleh Hamas secara sepihak serta diselamatkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Pelaku penyandera pada dasarnya bukan cuma Hamas saja. Israel juga menahan warga Palestina, yang jumlahnya bahkan berkali-kali lipat dibandingkan tawanan Hamas.
Hingga Oktober 2023, Israel telah menahan 5.200 warga Palestina di penjara-penjara Zionis. Para tahanan termasuk anak-anak sebanyak 170 orang.
Terakhir tercatat selama setahun agresi brutal Israel di Gaza nyaris 42 ribu orang tewas, warga sipil alami krisis kemanusiaan terbaik. (cnni)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.