Waspada
Waspada » Sesak Nafas, Penyebab Pelaku Pemerkosa Dan Pembunuh Meninggal Di Sel
Aceh Headlines

Sesak Nafas, Penyebab Pelaku Pemerkosa Dan Pembunuh Meninggal Di Sel

LANGSA (Waspada): Meninggalnya pelaku pemerkosaan dan pembunuhan berinisial, Samsul, 36, warga Desa Alue Gadeng Kec. Birem Bayeun Kab. Atim yang memperkosa ibu rumah tangga, Bunga, 28 bukan nama sebenarnya, dan membunuh anaknya, Rangga, 9 meninggal dalam sel diduga karena sesak nafas, Minggu (18/10).

Kapolres Langsa AKBP, Giyarto, SH. SIK melalui Kasatreskrim, Iptu Arief Sukmo Wibowo, SIK yang dikonfirmasi wartawan menyatakan, meninggal tersangka pemerkosa ibu rumah tangga, Bunga, 28 bukan nama sebenarnya, dan membunuh anaknya, Rangga, 9 diduga karena sakit sesak nafas

Dijelaskan Kasatreskrim, sehari sebelum tersangka Samsul meninggal dunia, tersangka sempat dibawa petugas ke RS dikarenakan mengeluh sesak nafas pada Sabtu (17/10) dini hari.

Setelah dibawa ke RS dilakukan tindakan medis berupa cek suhu (hasil normal 36,7), cek tensi (hasil normal 107/68), cek kadar oksigen (hasil 97 persen) dan diberikan infus selama 1 malam. Selanjutnya Sabtu (17/10) sekira pukul 06:00 menurut dokter sudah memperbolehkan pulang Ke Polres.

Kemudian, Sabtu (17/10) sekira pukul 23:30 tersangka mengeluh sesak kembali dan waktu akan dibawa kembali ke RSUD tersangka sudah terbujur kaku di dalam sel, sehingga petugas langsung membawa tersangka ke RS dan dinyatakan tersangka telah meninggal dunia.

Sementara kabar meninggalnya Samsul yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu (11/10) beredar cepat di media sosial facebook, whatsapp dan IG yang disambut pro kontra.

Sementara informasi yang beredar tersangka Samsul meninggal di dalam sel tahanan diduga karena dehidrasi, karena tidak mau makan dan minum obat, sehingga menyebabkan sesak nafas.(b13)

Waspada/ist
Jenazah Samsul, 36, warga Desa Alue Gadeng Kec. Birem Bayeun Kab. Atim yang memperkosa ibu rumah tangga, Bunga, 28 bukan nam sebenarnya, dan membunuh anaknya, Rangga, 90 meninggal dunia, Minggu (18/10) pukul 08:45.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2