Waspada
Waspada » Sepasang ASN Asahan Pingsan Dalam Mobil
Headlines Sumut

Sepasang ASN Asahan Pingsan Dalam Mobil

SEJUMLAH masyarakat penasaran menunggu di depan UGD RSUD Kisaran, atas penemuan sepasang ASN bukan suami istri pingsan dalam mobil. Waspada/Sapriadi
SEJUMLAH masyarakat penasaran menunggu di depan UGD RSUD Kisaran, atas penemuan sepasang ASN bukan suami istri pingsan dalam mobil. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Sepasang ASN Asahan pingsan dalam mobil. Pasangan bukan suami istri ditemukan pingsan di baris kedua dalam mobil dengan kondisi nyaris bugil.

Pasangan tersebut ditemukan di kawasan Jln Pabrik Benang, Kisaran, Kamis (4/6) sekitar pukul 23.00.

Salah satu saksi mata Irfan, warga Kel Sido Mukti, Kisaran, menuturkan mobil Innova warna hitam BK 1746 BC diketahui terparkir di kawasan itu sejak pukul 16.00 WIB.

Kondisi mesin hidup dan tidak kunjung bergerak hingga malam hari, sehingga masyarakat mencoba memeriksa mobil.

Di dalam mobil ditemukan seorang laki-laki dan wanita dalam kondisi tidak sadarkan diri dan nyaris bugil.

Karena kejadian itu, masyarakat melaporkan ke pihak yang berwajib, kata Irfan.

Kedua orang itu kemudian dibawa ke RSUD Kisaran untuk menjalani perawatan medis.

“Kami tidak kenal orangnya,” jelas Irfan.

Sedangkan dokter jaga RSUD Kisaran dr. Faizal Muslim menjelaskan untuk pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

Dugaan sementara dua pasien ini keracunan karbon dioksida.

“Karena ditemukan di dalam mobil mesin pendingin suhu menyala dan kondisi kaca tertutup rapat,” jelas Faizal.

Jabatan Dicopot

Di lain tempat Kadis Pendidikan Kab. Asahan Sofyan, saat dikonfirmasi Waspada, Jumat (5/6), menjelaskan ASN yang perempuan berinisial HJ, 39, sebagai bendahara Korwil Kec. Meranti, Dinas Pendidikan Kab. Asahan, sedangkan yang lakinya ZK, 37, Kepala Korwil, Kec. Rawang Panca Arga, Dinas Pendidikan, Kab. Asahan, dan untuk tindakan awal kedua orang ini dicopot dari jabatannya, karena mereka terindikasi perbuatan tidak terhormat, bukan suami istri ditemukan dalam keadaan nyaris bugil dalam mobil.

“Kita sudah lapor pimpinan, tindakan awal adalah mencopot jabatannya terindikasi melakukan perbuatan tidak terhormat, dan selanjutnya akan diproses dengan peraturan yang berlaku,” jelas Sofyan.

Sofyan juga mengatakan permohonan maaf, karena perbuatan kedua anggotanya cukup memalukan terutama bagi Dinas Pendidikan dan bukan sebagai contoh yang baik kepada masyarakat.

“Untuk saat ini kedua ASN itu masih dalam perawatan di rumah sakit, setelah kondisi membaik, tentunya akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Sofyan. (a19/a20)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2