Waspada
Waspada » Separuh Anggota DPRD Sumut Tak Ikuti Pidato Presiden
Headlines

Separuh Anggota DPRD Sumut Tak Ikuti Pidato Presiden

KOSONG -- Lebih separuh kursi anggota DPRD Sumut terlihat kosong melompong saat berlangsungnya paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dari gedung DPRD Sumut, Jumat sore (14/8). Waspada/Partono Budy
KOSONG -- Lebih separuh kursi anggota DPRD Sumut terlihat kosong melompong saat berlangsungnya paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dari gedung DPRD Sumut, Jumat sore (14/8). Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Separuh anggota DPRD Sumut tak ikuti pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI dari di gedung dewan, Jumat (14/8).

Separuh anggota DPRD Sumut tak ikuti Pidato Presiden dan memilih untuk memilih mendengarkan secara daring di rumah.

Sidang paripurna untuk agenda tunggal mendengarkan pidato Presiden itu dipimpin Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting didampingi dua wakil ketua, Rahmansyah Sibarani dan Salman Salfarisi.

Selain dari legislatif, sejumlah pejabat penting Sumut tampak hadir. Antara lain, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen Irwansyah.

Berdasarkan hitungan staf Sekretariat DPRD Sumut, jumlah anggota dewan yang hadir, tercatat sebanyak 52 orang dari seluruh 99 anggota dewan. Namun hingga Jumat sore, jumlah anggota dewan yang hadir merosot hingga tak lebih dari 12 orang.

Begitu juga dengan kehadiran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dapat dihitung dengan jari.

Acara dilangsungkan dalam dua session, pagi dan siang hingga selesai.

Suasana berbeda pada sidang paripurna mendengarkan Pidato Presiden jelang HUT ke-75 17 Agustus 2020 ini terjadi karena pandemi Covid-19.

Hal ini dibenarkan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting ketika dikonfirmasi wartawan terkait minimnya kehadiran para anggota dewan.

“Memang suasananya berbeda tahun ini, yang membuat kita prihatin akibat Covid-19,” kata Baskami.

Pidato Presiden menurut Baskami tak harus didengar langsung dari gedung dewan. “Mereka juga bisa dengar secara daring dari rumah masing-masing,” katanya.

Jadi lanjut Baskami, tidak ada keharusan semua anggota DPRD Sumut hadir.

“Jadi yang harus hadir itu adalah unsur pimpinan, kalau anggota bisa mendengar secara daring,” kata Baskami.

Dari Rumah

Ketika dikonfirmasi, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat Santoso SH membenarkan dirinya mendengarkan pidato Presiden dari rumahnya di Kisaran.

“Tak harus hadir saya bang. Lagian saya masih kurang enak badan, namun tetap mendengarkan pidato Presiden,” kata Santoso.

Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi membahas masalah keprihatinan bangsa, terkait pandemi Covid-19.

“Saat ini sudah 215 negara, tanpa terkecuali, sedang menghadapi masa sulit diterpa pandemik Covid-19 dengan jumlah kematian di dunia sebanyak 737 ribu jiwa,” ujar Jokowi dalam pidatonya di depan sidang paripurna DPR RI Jakarta.

Kendati dihadapkan pada Covid-19, Presiden menyebutkan saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar.

“Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju,” tandasnya. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2