Waspada
Waspada » Seorang Dari 11 Penyelundup 16 Kg Sabu Ditembak Mati
Headlines Medan

Seorang Dari 11 Penyelundup 16 Kg Sabu Ditembak Mati

KAPOLDASU Irjen Pol Martuani Sormin menjelaskan pengungkapan upaya peredaran 16 Kg sabu di RS Bhayangkara Medan, Kamis (17/12). Waspada/gito ap
KAPOLDASU Irjen Pol Martuani Sormin menjelaskan pengungkapan upaya peredaran 16 Kg sabu di RS Bhayangkara Medan, Kamis (17/12). Waspada/gito ap

 

MEDAN (Waspada): Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mengungkap upaya penyelundupan dan peredaran 16 Kg sabu jaringan Riau-Sumut dan Aceh-Medan.

Dari 11 tersangka yang diamankan, satu diantaranya ditembak mati karena berusaha melakukan perlawanan saat penangkapan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Kamis (17/12) menyebutkan, seorang dari 11 tersangka terpaksa diberi tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

“Ini modus baru, para pelaku menyimpan barang bukti narkoba di sepatu dan paket kado, mengingat saat ini menjelang perayaan Natal,” ujar Kapolda.

Dijelaskannya, pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan terhadap tersangka MR pada Minggu (6/12) di kawasan Jalan Gudang Garam, Pantai Cermin, Sergai dengan barang bukti 2 Kg sabu yang disimpan dalam kemasan teh hijau cina merek Qing Shan.

Dari keterangan MR, kembali dilakukan penangkapan terhadap tersangka SF dan MS di Jalan Gatot Subroto, Medan Sunggal pada Senin (7/12) dengan barang bukti 1012,8 gram sabu yang disembunyikan dalam sepatu yang mereka gunakan.

“Saat diinterogasi, mereka mengaku bahwa akan ada pengiriman lainnya dari Aceh menuju Medan,” jelas Kapolda.

Berdasarkan keterangan tersebut, petugas Dit Narkoba melakukan pengembangan dengan menangkap AR dan AJ di Jalan TB Simatupang Kampung Lalang, Medan Sunggal, pada Selasa (8/12/) dengan barang bukti sabu 1010,9 gram dari dalam tas ransel.

Dari keduanya kembali diketahui ada tiga orang yang membawa sabu dari Aceh ke Medan.

Sehingga, kata Kapolda, kembali dilakukan penangkapan kepada ketiganya, yakni ZI, SM dan SA di Jalan Medan Binjai Km 13,5.

Dari mereka didapatkan 1976,7 gram sabu yang juga disimpan dalam sepatu.

Dari keterangan ketiga tersangka itu, diketahui ada seorang laki-laki di Jalan Sei Serayu, Medan yang memiliki narkotika. Sehingga pada Kamis (10/12) dilakukan pengembangan dan menangkap DL dengan barang bukti 3 Kg sabu yang disimpan dalam kotak kado.

Dari pengakuan DL kembali diketahui bahwa dia masih ada menyimpan sabu lainnya di kediamannya Jalan Rajawali, Perumahan Elit Rajawali, Medan Sunggal.

Dari dalam kamarnya didapatkan 1 Kg sabu.

“Dari DL juga diketahui jika akan ada pengiriman sabu-sabu dari Aceh ke Medan,” ucap jenderal bintang dua itu.

Petugas kembali melakukan pengembangan, dan mendapati dua mobil mini bus yang dicurigai di Jalan Lintas Langkat-Aceh Besitang, sehingga dilakukan pengejaran.

Dari mobil BL 1755 CH diamankan HN, namun tidak ditemukan narkotika pada dirinya.

Namun dari keterangan HN, diketahui bahwa ada seorang laki-laki dengan mobil 1213 LF di depannya, sehingga kembali dilakukan pengejaran.

Tetapi mobil tersebut tidak mau berhenti, justru menabrakkan mobilnya ke petugas, sehingga diberikan tindakan tegas kepada tersangka LJ.

Menurut Kapolda, saat dalam perjalanan ke RS Bhayangkara tersangka LJ meninggal dunia.

Darinya didapatkan barang bukti sebanyak 6 Kg sabu. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2