Waspada
Waspada » Sempat Surut, Banjir Kiriman Kembali Datang Dan Semakin Meluas, Roda Ekonomi Di Tebingtinggi Lumpuh
Headlines Sumut

Sempat Surut, Banjir Kiriman Kembali Datang Dan Semakin Meluas, Roda Ekonomi Di Tebingtinggi Lumpuh

TEBINGTINGGI (Waspada): Sempat surut beberapa saat, banjir kiriman dari Kecamatan Sipispis kembali tiba di Kota Tebingtinggi, bahkan kali ini air banjir kiriman yang datang semakin meluas, bahkan melumpuhkan seluruh sektor ekonomi di Tebingtinggi, Sabtu(28/11).

 

Pantauan Waspada Sabtu(28/11), seluruh pusat perbelanjaan yang terletak di pusat kota Tebingtinggi yakni, di Jalan Jendral Sudirman, KF Tandean, hingga Letjend Suprapto semuanya tutup. Hal tersebut dikarenakan genangan banjir sudah mulai masuk ke dalam toko milik mereka, maka dari itu mereka takut untuk membuka toko, karena apabila dibuka ditakutkan air semakin membesar dan merusak seluruh barang dagangan yang mereka jual.

 

Salah seorang pemilik toko sepatu, Wak Acu, 55, saat dikonfirmasi Waspada mengapa tempat jualannya tutup mengatakan,” aku tutup karena aku takut air banjir masuk ke toko ku dan merusak semua sandal dan sepatu yang aku jual, apabila semua rusak aku bisa rugi hingga puluhan juta rupiah, maka dari itu aku memutuskan untuk menutup toko sama kondisi betul-betul membaik”, kata Wak Acu.

 

Sementara itu dilokasi lain, pedagang ikan di pasar impres Kota Tebingtingggi, sudah mulai berdagang ke trotoar Jalan Sudirman, karena di dalam pasar tidak dapat berdagang lagi karena ketinggian air sudah mencapai 120 Centimeter (CM). Mengingat pasar tempat mereka berdagang berbatasan langsung dengan sungai yang sedang meluap saat ini.

 

Hingga saat ini pukul 11:30 tidak ada tanda-tanda air banjir akan surut. Namun terlihat Brimob bekerjasama dengan Polres sudah mulai membuka tenda pengungsian untuk para masyarakat yang terdampak banjir.(a37)

 

Waspada/Kristian Brahmana
1. Pusat Perbelanjaan Di Tebingtinggi Tutup Karena Takut Barang Dagangannya Terendam Banjir

2. Pedagang Ikan Di Pasar Tradisional Sudah Mulai Berdagang Ke Trotoar Jalan

 

3. Brimob bekerjasama dengan Polres sudah mulai membuka tenda pengungsian untuk para masyarakat yang terdampak banjir

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2