Waspada
Waspada » Selama PPKM Darurat, Kasus Covid-19 Di Medan Bertambah
Headlines

Selama PPKM Darurat, Kasus Covid-19 Di Medan Bertambah

PPKM Darurat. Selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tren kasus Covid-19 di Kota Medan bertambah. Ilustrasi
PPKM Darurat. Selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tren kasus Covid-19 di Kota Medan bertambah. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tren kasus Covid-19 di Kota Medan bertambah. Hal ini dapat dilihat data kasus dalam tiga hari yang diperoleh dari www.infosumut.id.

Dari data itu teelihat tercatat bahwa pada tanggal 18 Juli, kasus di Kota Medan 21.871 orang, sembuh 17.992 orang, meninggal 613 orang, kasus aktif 3.266 orang. Tanggal 19 Juli, kasus mencapai 22.061 orang, sembuh 18.077 orang, meninggal 613 orang, kasus aktif 3.371 orang.

Tanggal 20 Juli, kasusnya 22.439 orang, sembuh 18.180 orang, meninggal 614 orang, kasus aktif 3.645 orang. Total kasus bertambah 568 orang, sembuh 188 orang, meninggal 1 orang, dan kasus aktif 379 orang.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan bahwa kasus di Medan tidak naik, bahkan disebutkannya landai.

Bila kasus corona bertambah disebabkan yaitu pasien yang tadinya suspek menjadi terkonfirmasi. “Itu saja. Sampai saat ini kasus corona di Kota Medan masih stabil ataupun terkendali,” kata Mardohar, Rabu (21/7).

Menurutnya, manfaat PPKM ini diberlakukan pasti ada. “Kalau menurut saya, ya ada, banyak kekurangannya, sekarang bagaimana kita menyikapinya. Kalau masyarakat benar-benar menyikapi prokes, pasti bagus, tapi ini kita lihat sendirilah,” ujarnya.

Penambahan

Angka kasus baru Covid-19 Sumut masih terus menunjukkan penambahan, Rabu (21/7). Tercatat, sebanyak 951 kasus positif kembali didapatkan, setelah pada hari sebelumnya diperoleh penambahan 903 orang.

Berdasarkan data laporan harian milik Kemenkes RI yang disampaikan oleh BNPB menyebutkan, dengan penambahan tersebut maka akumulasi kasus Covid-19 Sumut naik dari 46.049 menjadi 47.000 orang. Selain itu, Sumut juga mencatatkan diri sebagai daerah penyumbang kesembilan terbanyak dari total 33.772 kasus nasional.

Sementara itu, untuk angka kesembuhan, Sumut mencatatkan diri menambah sebanyak 200 orang, sehingga membuat akumulasi warga Sumut yang sembuh dari infeksi virus corona naik dari 35.752 menjadi 35.952 orang. Dari jumlah itu, maka Sumut menjadi daerah penyumbang terbanyak ke-20 dari total 32.887 kasus sembuh di Indonesia.

Sedangkan untuk kasus kematian, Sumut juga menyumbangkan empat kasus, sehingga membuat totalnya naik dari 1.346 menjadi 1.350 orang dan menjadi penyumbang ke-20 bersama tiga Provinsi lainnya dari total 1.383 kasus baru kematian di tanah air.

Oleh karena itu, melalui data ini, maka saat ini kasus aktif Covid-19 di Sumut kembali melonjak dari 8.951 orang menjadi 9.698 orang.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah menilai, peningkatan kasus Covid-19 Sumut terjadi lantaran testing yang dilakukan memang banyak.

“Namun begitu kita mengimbau kepada masyarakat agar tetap dirumah, bekerja dan beribadah dari rumah untuk memutus rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Terpisah, berdasarkan informasi yang diperoleh dari laman covid19.sumutprov.go.id, jumlah kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) yang terisi pertanggal 19 Juli 2021 telah berjumlah 60 persen atau bertambah tiga persen. Hal ini dari total 4.974 tempat tidur tersedia telah terpakai sebanyak 2.968 tempat tidur. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2