Waspada
Waspada » Sekolah Luring Butuh Pengawasan Ketat
Headlines Medan

Sekolah Luring Butuh Pengawasan Ketat

 

KISARAN (Waspada): Sekolah Luring atau tatap muka seperti biasa di tengah Pandemi Covid19 butuh pengawasan ketat semua pihak berjalan memenuhi protokol kesehatan.

“Permintaan sekolah Luring agaknya semakin mendesak dan tak terelakkan, wartawan Waspada harus jeli menetapkan angle liputan untuk menyajikan informasi akurat, menekan pengambil kebijakan, mendorong sekolah dan masyarakat yang muaranya membangun kesadaran bersama berkehidupan baru yang lebih sehat,” papar Kabiro Waspada wilayah Astara (Asahan-Tanjungbalai-Batubara) Nurkarim Nehe MSP sebagai salah satu pembicara FGD Jurnalistik lewat Zoom Meeting Waspada Selasa (15/12) pagi sampai siang.

Khusus Asahan, lanjutnya, bayangan sekolah Luring semakin nyata di saat angka terkonfimasi Covid19 meningkat. “Desember ini saja ada tambahan 43 menjadi 451 orang, sesuai data surveilans Dinas Kesehatan Asahan,” ungkapnya.

Sekolah Luring, lanjut Nehe, tentu sudah memiliki formula digital yang sebelum Pandemi Covid19 sudah dijalankan bertahap diharapkan mendukung Protokol Kesehatan.

Pembicara M.Edison Ginting, Medan, menjelaskan bahwa Kota Medan masih menunggu keputusan Pempropsu soal Sekolah Luring. “Sampai saat ini Kota Medan masih zona merah dan di lapangan terlihat aktifitas seperti biasa,” ujar Ginting.

Sedangkan Maimoon SHi Kordinator Waspada Aceh Utara/Lhokseumawe mengabarkan di wilayahnya angka Covid19 semakin landai di mana masyarakatnya mulai terbiasa dengan protokol kesehatan.

“Saya kira sekolah Luring tidak ada masalah dilaksanakan karena semua harus sadar bahwa Covid19 tetap ada mengancam manusia,” ujarnya.

Pembanding David Swayana S.Sos Redaktur Sumut dalam Forum Group Discussion dipandu Moderator Dr.Dedi Sahputra ini mengingatkan wartawan Waspada tetap waspada diri, jeli liputan, dan berkemauan menggali dan mengembangkan liputan tidak terpaku pada data dan angka dari instansi resmi semata.

“Kebijaksanaan pemerintah yang berbeda di awal tahun dengan akhir tahun 2020 ini harus disiasati dan dicermati sebagai angle liputan,” tandasnya.

FGD ini diikuti jajaran wartawan Waspada, Medan, Aceh, Sumatera Utara dan daerah lainnya dihadiri Redaktur Pelaksana Waspada dan Pemred Waspada.id Edward Thahir S.Sos dan Redpel Waspada.id Rizaldi Anwar. (a02).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2