Saudi Kerahkan Robot Pengantar Air Zamzam Untuk Cegah Corona - Waspada
banner 325x300

Saudi Kerahkan Robot Pengantar Air Zamzam Untuk Cegah Corona

  • Bagikan
Presiden Jenderal Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al-Sudais (kedua kanan), menguji coba robot pembawa air zamzam di sekitar Masjidil Haram agar para jamaah haji tahun ini tak perlu berdesakan saat ingin minum demi menghindari penyebaran Covid-19. Arab News

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Pemerintah Arab Saudi menyebar robot pembawa air zamzam di sekitar Masjidil Haram agar para jamaah haji tahun ini tak perlu berdesakan saat ingin minum demi menghindari penyebaran Covid-19.

Dikutip dari Arab News, Senin (14/6/2021), Presiden Jenderal Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al-Sudais, mengatakan bahwa mesin tersebut mulai diuji coba di Masjidil Haram mulai Minggu (13/6/2021).

Dalam video yang dirilis Arab News, robot itu terlihat seperti nampan bertingkat yang membawa botol-botol plastik berisi air.

Robot berjalan di sekitar masjid. Sejumlah orang terlihat dapat mengambil botol air tersebut tanpa bersentuhan satu sama lain.

Al-Sudais mengatakan bahwa sangat penting untuk menggunakan teknologi dalam menjaga keamanan jemaah haji, terutama di masa pandemi Covid-19.

“Robot pintar ini membagikan air zamzam dengan cara higienis untuk menghindari sentuhan,” ujar Al-Sudais.

Belakangan, Saudi memang memperketat aturan di sekitar Tanah Suci untuk menghindari penularan Covid-19 menjelang musim ibadah Haji.

Pekan lalu, Riyadh menetapkan hanya akan menerima jamaah haji dari dalam negeri atau ekspatriat yang sudah berada di Saudi.

Arab News

Para calon jamaah haji juga tidak boleh kurang dari 18 tahun dan lebih dari 65 tahun serta menderita penyakit kronis, termasuk terinfeksi Covid-19. Mereka juga harus membuktikan tidak pernah dirawat di rumah sakit dalam enam bulan terakhir.

Pelaksanaan haji tahun ini juga masih dilakukan dengan protokol kesehatan pandemi virus corona secara ketat.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan bahwa seluruh 60 ribu jamaah haji tahun ini akan diangkut menggunakan kendaraan yang telah disiapkan panitia ke setiap situs suci.

Satu kendaraan akan diisi maksimal 20 jamaah dan mereka dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Makkah. (arab news/m11)

  • Bagikan