Waspada
Waspada » Satu Tewas Dua Kritis Di Aceh Timur
Aceh Headlines

Satu Tewas Dua Kritis Di Aceh Timur

WARGA melihat korban kecelakaan di atas badan jalan negara Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Paya Gajah, Peureulak Barat, Aceh Timur, Sabtu (10/4) sore. Waspada/M Ishak
WARGA melihat korban kecelakaan di atas badan jalan negara Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Paya Gajah, Peureulak Barat, Aceh Timur, Sabtu (10/4) sore. Waspada/M Ishak

PEUREULAK (Waspada): Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka serius dalam sebuah kecelakaan maut di Jalinsum Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Paya Gajah, Peureulak, Aceh Timur, Sabtu (10/4) sekira pukul 18:30.

Korban tewas bernama Nurafni, 10, asal Desa Translop, Sungai Raya, Aceh Timur.

Korban luka yakni Nurhayati, 45, dan Humaira, 16, asal desa Translop, Sungai Raya, Aceh Timur.

Kasus kecelakaan itu kini masih dalam penyelidikan polisi.

Kecelakaan berawal ketika Nurhayati mengendarai sepedamotor BL 5201 DBE melaju dari arah Idi (barat) ke arah Langsa (timur).

Ketika itu Nurhayati memboncengi dua anaknya yang masih usia pelajar yakni Nurafni dan Humaira.

Sesampai di lokasi, Nurhayati hendak mendahului mobil Mitsubishi Dump Truk yang berada di depannya.

Dalam waktu yang bersamaan persisnya di sisi kanan sepedamotor Nurhayati juga melaju becak motor (betor) yang hendak mendahului mobil dump truk.

Tiba-tiba bagian kiri betor menyenggol bagian kanan sepedamotor hingga mengakibatkan Nurhayati terjatuh dan terseret di atas badan jalan.

Bahkan Nurafni jatuh dan masuk ke bawah bak belakang truk hingga terlindas ban belakang dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pasca kejadian, dumtruk dan betot melarikan diri dari lokasi.

Warga yang melihat kejadian itu mencoba membantu korban, termasuk melarikan Nurhayati dan Humaira ke RSUD SAAZ Peureulak.

Sedangkan Nurafni kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk difardhukifayahkan.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, SIK, MH, melalui Kasat Lantas AKP Andrew Agrifina Prima Putra, SIK, dikonfirmasi Waspada, Minggu (11/4) membenarkan adanya kecelakaan itu.

Bahkan pihaknya kini masih menyelidiki kasus tersebut, karena mobil dump truk dan betor yang disebut terlibat dalam kecelakaan itu telah melarikan diri.

“Kita masih menyelidiki kasus kecelakaan ini, karena mobil dump truk dan betor berhasil kabur,” ujar AKP Andrew, seraya meminta pemilik betor dan dumtruk segera menyerahkan diri ke polisi. (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2