Waspada
Waspada » Satu Meninggal, Satu Kritis Di Jalinsum Aceh Timur
Aceh Headlines

Satu Meninggal, Satu Kritis Di Jalinsum Aceh Timur

KORBAN kecelakaan yang mengalami luka serius saat ditangani petugas medis di Puskesmas Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Minggu (7/3) malam. Waspada/Ist
KORBAN kecelakaan yang mengalami luka serius saat ditangani petugas medis di Puskesmas Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Minggu (7/3) malam. Waspada/Ist

 

IDI (Waspada): Kecelakaan kembali terjadi di Jalinsum Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Paya Demam Dua, Pante Bidari, Aceh Timur, Minggu (7/3) sekira pukul 03:30.

Akibatnya satu orang meninggal dunia, satu kritis dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan antara mobil BK 8144 ER kontra mobil truk BK 8791 XC.

Korban meninggal yakni M Basri, 22, sopir asal Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Timur.

Korban kritis yakni Dedi Haryanto, 51, sopir asal Tanjungmorawa, Sumut.

Korban luka-luka yakni M Ardian Pratama, 27, asal Tanjungmorawa.

Kecelakaan berawal ketika mobil barang yang dikemudikan M Basir, melaju dari arah Idi (timur) ke arah Lhoksukon (barat).

Sedangkan truk yang disopiri Dedi Haryanto, melaju dari arah berlawanan.

Setiba di lokasi, mobil barang hendak mendahului mobil box di depannya.

Pada saat mencoba mendahului mengambil jalur kanan dan berlawanan arah, pada saat itu spontan terjadi tabrakan karena jarak keduanya sudah terlalu dekat tidak sempat mengelak.

Akibatnya, pengemudi terhempas keluar kendaraan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Andrew Agrifina Prima Putra SIK mengaku kasus kecelakaan itu telah ditangani pihaknya.

Bahkan kedua kendaraan terlibat sudah diamankan untuk proses selanjutnya.

“Mendengar dentuman keras, warga sekitar terbangun dan berhamburan ke lokasi untuk membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas Matang Pudeng,” kata AKP Andrew seraya menambahkan, korban meninggal dunia telah diserahkan ke pihak keluarganya di Aceh Utara.

Sementara sopir dan kernek mobil barang yang sempat dirawat di Puskesmas Matang Pudeng kini telah dirujuk ke RSU Graha Bunda Idi.

Keduanya mengalami luka serius, seperti luka di bagian wajah, lengan dan kaki serta sesak nafas.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi di lokasi, kecelakaan tersebut diduga akibat human error atau kelalaian manusia yang mengakibatkan satu orang meninggal, satu kritis dan satu luka,” pungkas AKP Andrew Agrifina Prima Putra. (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2