Waspada
Waspada » Satu Lagi PDP Positif, Keluarga Dirafid Test
Headlines Teknologi

Satu Lagi PDP Positif, Keluarga Dirafid Test

Juru Tim Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Tebingtinggi, dr. Nanang Fitra Aulia saat memberikan keterangan di posko Penangannan Covid-19.  Waspada/Ist.
Juru Tim Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Tebingtinggi, dr. Nanang Fitra Aulia saat memberikan keterangan di posko Penangannan Covid-19.  Waspada/Ist.

TEBINGTINGGI (Waspada) Satu lagi warga Tebingtinggi Pasien Dalam Pemantauan (PDP) positif terinfeksi covid-19 dirawat di RS swasta di Medan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab tes (PCR Test), Minggu (26/4) .

Selanjutnya keluarga pasien dilakukan rafid test dan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar rumah pasien di Jalan KF. Tandean, Senin (27/4).

Dengan demikian berdasarkan catatan wartawan, sudah dua orang warga Tebingtinggi PDP positif terinfeksi covid-19. Satu warga Keluarahan Bandar Utama dirawat di RS Tanjung Morawa memiliki riwayat perjalanan dari Rantau Perapat dan Padang Sidempuan dan satu lagi dirawat di RS swasta di Medan dikabarkan memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah.

Juru bicara tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, dr. Nanang Fitra Aulia,Sp PK, kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal PDP positif covid-19, mengimbau untuk tetap tenang dan waspada, jangan panik agar para petugas bisa bekerja secara maksimal untuk dapat mengatisifasinya.

Menurut laporan yang diterima pihaknya, pasien memang belum ada pulang ke Kota Tebingtinggi, namun jika ada warga masyarakat yang merasa sempat berinteraksi dengan pasien penderita, diharapkan warga yang bersangkutan bisa datang untuk melakukan pemeriksaan ke Dinas Kesehatan agar bisa kita tindak lanjuti.

Sebelumnya juru bicara tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, dr. Nanang Fitra Aulia,Sp PK di Posko Penanggulangan Covid-19 Pemko Tebingtinggi menyampaikan, sampai Minggu (26/4) jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Tebingtinggi 543 orang,

Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 2 positif dan 2 orang hasil rapit test negatif meninggal. Bebas masa pantau 14 hari sebanyak 713 orang. Terkait PDP yang meninggal dia mengatakan, proses pemakaman dilakukan dengan prosedur penangganan Covid-19 sesuai dengan prosedur Menkes dan WHO. Proses penanganan jenajahnya aman dari penularan.

Kepada warga yang memiliki keluarga di luar daerah, diimbau untuk tidak melakukan mudik ataupun pulang kampung. “Marilah kita menjadi pahlawan bagi diri kita dan keluarga serta masyarakat untuk melawan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Besama kita bisa,” tandasnya seraya berharap wabah vandemi ini dapat segera diatasi. (a11/b)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2