Waspada
Waspada » Satgas Covid-19 Sumut: Meski Gencar Lakukan Penindakan Dan Sosialisasi, Masyarakat Masih Kendor Gunakan Masker
Headlines Medan

Satgas Covid-19 Sumut: Meski Gencar Lakukan Penindakan Dan Sosialisasi, Masyarakat Masih Kendor Gunakan Masker

Ilustrasi

 

 

MEDAN (Waspada): Sejak Pandemi Covid-19 masuk di Sumatera Utara, pemerintah sudah menegaskan masyarakat harus menggunakan masker yang merupakan salah satu bahagian protokol kesehatan untuk mencegah tertular Covid-19.

Namun, meski tingkat kasus Covid-19 belum menunjukkan kegembiraan tetapi masyarakat seolah lupa bahwa Pandemi masih berlangsung.

Banyak masyarakat ditemukan tidak lagi menggunakan masker dalam berbagai kegiatan.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah MM pada Senin (22/2) mengakui memang saat ini masyarakat sudah kendor menggunakan masker.

Ini bukan hanya terjadi di kota saja, malah disebutkannya lebih parah lagi masyarakat yang di daerah, kondisinya disana dikatakan seolah tidak ada Pandemi.

“Memang Masyarakat yang menggunakan masker semakin kendor hal ini dikarenakan masyarakat menganggap Covid-19 ini sudah selesai. Padahal tidak, justru kita lagi giatnya memutus mata rantai peredaran covid-19 dan termasuk salah satu usahanya dengan melakukan vaksinasi,” katanya.

Disebutkannya, meskipun vaksinasi tidak 100 persen melindungi, apalagi jika tidak disertai protokol kesehatan.

“Menggunakan masker itu penting, setidaknya itu bisa melindungi diri penggunannya dari penularan Covid-19,” ujar Aris.

Ia mengimbau agar masyarakat memahami bahwa pandemi belum usai, dan ia meminta masyarakat jangan lengah sebab Covid-19 ini tidak memilih, siapapun bisa terinfeksi apalagi yang tidak ikut protokol kesehatan.

Apalagi dikatakanya saat ini setiap hari ada peningkatan hingga 100 kasus perhari yang tersebar di Sumut.

“Saya harap jangan lengah lah, karena Covid-19 ini tidak tebang pilih semua bisa kena apalagi yang tidak menjalankan protokol kesehatan,” katanya lagi.

Ia juga sempat menjelaskan, masker yang baik itu adalah harus sesuai yang dipersyaratkan oleh pemerintah.

Saat ini yang dibolehkan masker N95, Medis dan masker kain.

“Khusus masker kain ini sebaiknya kain katun, dan dipakai paling lama 4 jam. Masker ini masih disarankan karena bisa reduce (dipakai ulang) dan ini lebih hemat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Namun ia tidak menjelaskan seberapa efektif masker kain dapat menghindarkan penggunanya dari penularan Covid-19. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2