Waspada
Waspada » Sasar 20 Ribu Peserta, Mendikbud Nadiem Luncurkan Program Pertukaran Mahasiswa
Headlines

Sasar 20 Ribu Peserta, Mendikbud Nadiem Luncurkan Program Pertukaran Mahasiswa

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim

JAKARTA (Waspada): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, Senin (12/4) meluncurkan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Program ini wujud implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Program ini bertujuan membangun rasa toleransi di kalangan mahasiswa melalui ruang-ruang perjumpaan yang terbentuk melalui aktivitas pertukaran mahasiswa dan eksplorasi keberagaman budaya Indonesia,” ucap Nadiem dalam sambutannya yang disampaikan secara daring.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ditargetkan akan diikuti oleh 20.000 mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022.

Mendikbud menjelaskan bahwa ketika menjadi peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mahasiswa akan mendapatkan 20 (dua puluh) SKS dari mata kuliah dan kegiatan kebudayaan yang mereka ikuti. Selama satu semester, mahasiswa akan berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya untuk mengeksplorasi keberagaman budaya daerah yang bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan asalnya dan mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi penerima.

“Kami menyarankan mahasiswa untuk mengambil semua mata kuliah yang ditawarkan oleh perguruan tinggi penerima. Namun, jika ada mata kuliah wajib yang masih harus dituntaskan di perguruan tinggi asal, atau jika mahasiswa tertarik untuk mengambil mata kuliah unggulan di perguruan tinggi lain, hal tersebut dimungkinkan melalui pembelajaran daring,” sambung Nadiem.

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam mengatakan program ini memungkinkan terjadinya pertukaran mahasiswa antarpulau baik dari PTN ke PTS maupun sebaliknya. Perguruan tinggi wajib memberikan konversi dan pengakuan sistem kredit semester (SKS) sebanyak 20 SKS bagi mahasiswa yang mengikuti program ini.

“Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari semester tiga hingga semester delapan. Selain memberikan kesempatan belajar di kampus lain bagi mahasiswa, dalam program ini mahasiswa akan mengeskplorasi keragaman kebudayaan Indonesia melalui pembelajaran Modul Nusantara,” imbuh Nizam.

Dalam peluncuran program, turut hadir pimpinan dari Direktorat Pendidikan Tinggi, Kemendikbud; LPDP, Kemenkeu; Rektor PTN dan PTS; Wakil Rektor Bidang Akademik PTN dan PTS; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PTN dan PTS; Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti); serta Sekretaris LLDikti. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2