Waspada
Waspada » Sarang Narkoba Pekan Labuhan Digerebek, Dua Bandar Diciduk
Headlines Medan

Sarang Narkoba Pekan Labuhan Digerebek, Dua Bandar Diciduk

PETUGAS Reskrim Polsek Medan Labuhan memboyong bandar Narkoba berinisial AR menuju kantor Polsek Medan Labuhan, Jumat (10/7). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
PETUGAS Reskrim Polsek Medan Labuhan memboyong bandar Narkoba berinisial AR menuju kantor Polsek Medan Labuhan, Jumat (10/7). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): Sarang peredaran Narkoba yang berada di bantaran Sungai Deli, Lingkungan 18, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (10/7) sekira pukul 07:00 digerebek oleh sejumlah personel Polsek Medan Labuhan.

Dari lokasi kampung Narkoba dan judi tersebut, polisi menyergap dua bandar Narkoba sekaligus pengedar kelas teri, satu bungkus sabu dan sejumlah bungkusan daun ganja kering siap pakai sebagai barang buktinya.

Bandar Narkoba kelas teri yang diamankan berinisial AR, 31, dan RY, 40, kini dijebloskan dalam sel Polsek Medan Labuhan.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, pagi itu, sejumlah personel Polsek Medan Labuhan datang ke pinggiran Sungai Deli Kelurahan Pekan Labuhan dan langsung menggerebek rumah yang dihuni oleh tersangka AR.

Penggerebekan tersebut sempat mendapat perhatian dari warga namun tidak ada perlawanan sehingga petugas dengan mudah memboyong kedua bandar dan pengedar Narkoba yang selama ini membuka usaha bisnis ilegalnya itu persis di belakang kantor Lurah Pekan Labuhan.

Saat bandar Narkoba berinisial AR ditangkap, terlihat anak perempuannya yang masih berusia 10 tahun menangis ketika melihat ayahnya diboyong ke kantor Polsek Medan Labuhan.

Seorang warga Rudi, 40, yang rupanya di seberang bantaran Sungai Deli menyebutkan, lokasi basis Narkoba tersebut sudah berkali-kali digerebek oleh aparat Kepolisian dan kaum ibu namun masih tetap saja beroperasi.

“Para bandar Narkoba itu sepertinya tidak takut dengan aparat penegak hukum. Meski sudah berkali-kali ditangkap namun masih tetap menjual Narkoba,” ujar Rudi.

Diceritakan Rudi, pasokan Narkoba dan ganja kering ke lokasi basis Narkoba tersebut dikirim menggunakan sampan melalui alur sungai.

“Bila ada penggerebekan, para pengedar acap membuang plastik berisi sabu atau bungkusan ganja ke pinggir sungai,” terang Rudi seraya menambahkan, selain peredaran Narkoba, bisnis judi tembak ikan juga merajalela di bantaran Sungai Deli, Lingkungan 18, Kelurahan Pekan Labuhan. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2