Salto Ke Sungai, Syahrul Ditemukan Jadi Mayat - Waspada

Salto Ke Sungai, Syahrul Ditemukan Jadi Mayat

  • Bagikan
TIM SAR gabungan menyerahkan jasad korban hanyut bernama Syahrul kepada keluarganya setelah dievakuasi dari hilir Sungai Bedera, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (10/9). Waspada/Ist
TIM SAR gabungan menyerahkan jasad korban hanyut bernama Syahrul kepada keluarganya setelah dievakuasi dari hilir Sungai Bedera, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (10/9). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Dua hari dicari oleh petugas Tim SAR, jasad seorang pemuda akhirnya temukan dalam kondisi tak bernyawa lagi di hilir Sungai Bedera Kecamatan Medan Marelan, Kamis (10/9).

Jasad Syahrul, 20, warga Jalan Baut Gang Siku Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari Resque kantor SAR Medan dan Potensi SAR dari JSI ke rumah duka.

Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono menyebutkan, sejak adanya informasi orang hanyut di Sungai Bedera Kecamatan Medan Marelan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer kantor SAR Medan dan Potensi SAR dari JSI langsung melakukan pencarian hingga Rabu (9/9) pukul 21:00 Wib namun korban belum ditemukan.

“Kamis (10/9) pagi, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan dibantu juga dari personil Dit Samapta Poldasu. Dimulai dari Lokasi awal korban hanyut, tim SAR gabungan menyisir sepanjang aliran sungai menuju hilir menggunakan perahu Rafting, kayak dan LCR. Akhirnya sekira pukul 10:36, jasad korban ditemukan,” jelas Toto.

Toto menambahkan, saat tim SAR gabungan berusaha memulai pencarian dari lokasi awal korban dinyatakan hanyut namun warga sudah menemukan korban di hilir sungai yang berjarak sekitar 400 meter dari tempat awal korban hanyut.

Selanjutnya, Tim SAR bersama personil Dit Samapta Poldasu mengevakuasi jasad korban dan selanjutnya diserahkan ke rumah duka dan diterima keluarga korban.

Sebagaimana diketahui, Rabu (9/9) sekira pukul 11:00, Syahrul bersama sejumlah temannya bermain di atas jembatan Sungai Bedera, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan di saat arus sungai deras karena hujan turun sejak malam hingga pagi hari.

Tak berapa lama kemudian, korban naik ke atas jembatan dan melakukan lompatan salto ke dalam sungai yang saat itu arusnya sedang deras.

Diduga tak pandai berenang, begitu nyemplung ke dalam sungai, tubuh korban tak muncul dan hanyut terbawa arus.

Teman korban segera melaporkan peristiwa itu ke Tim SAR.

Tim SAR langsung melakukan pencaharian sejak siang hingga pukul 21:00 namun tak berhasil.

Akhirnya, Kamis (10/9) sekira pukul 10:36, jasad Syahrul ditemukan telah menjadi mayat di hilir sungai atau berjarak 400 meter dari lokasi awal korban hanyut. (m27)

  • Bagikan