Waspada
Waspada » Salman Alfarisi Batal Daftar Syarat Wakil Walikota Medan
Headlines Medan

Salman Alfarisi Batal Daftar Syarat Wakil Walikota Medan

KHAIRUL Anwar kuasa penghubung pengurusan syarat calon pendaftaran bakal calon Wakil Walikota Medan Salman Alfarisi sesaat sebelum meninggalkan PN Medan, Kamis (3/9). Waspada/Rama Andriawan
KHAIRUL Anwar kuasa penghubung pengurusan syarat calon pendaftaran bakal calon Wakil Walikota Medan Salman Alfarisi sesaat sebelum meninggalkan PN Medan, Kamis (3/9). Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Khairul Anwar kuasa penghubung pengurusan syarat calon pendaftaran bakal calon Wakil Walikota Medan Salman Alfarisi mengungkapkan rasa kecewanya.

Ia kecewa karena batal mendapatkan empat syarat pendaftaran bakal calon Wakil Walikota Medan Salman Alfarisi berupa surat keterangan tidak pernah dihukum, surat keterangan tidak dicabut hak pilih, surat keterangan tidak memiliki tanggungan hutang dan surat keterangan pailit.

“Ini kan merupakan salah satu syarat calon yang harus kita penuhi pada saat pendaftaran, kondisi seperti ini merugikan bagi pasangan calon kita. Kemungkinan nanti akan ada penolakan dari KPU terkait hal ini. Maka kita memintalah kebijaksanaan dari PN medan,” ucapnya sesaat sebelum meninggalkan PN Medan, Kamis (3/9).

Ia mengaku sangat kecewa karena tidak bisa mengurus surat untuk persyaratan pendaftaran di KPU Medan tersebut.

“Begitu sampai di PN Medan ternyata tidak diperkenankan masuk ke dalam. Saya dapat info bahwa hari ini PN tutup. Kita memakluminya. Tapi harus adalah solusinya,” ungkapnya.

Sementara Nafra Fahmi, warga Sumatera Barat juga meluapkan kekecewannya.

Ia jauh datang juga untuk mengurus surat kepailitan untuk salah satu calon bupati di daerahnya.

“Hari ini kita datang dari Sumbar, gak tahunya lockdown. Kita berharap dibuka lagi, sebab di Sumatera hanya di Medan yang ada pengadilan niaganya. Jadi kita cukup kecewa juga,” ujarnya.

Namun begitu, ia besok akan kembali mendatangi PN Medan untuk kembali memastikannnya.

“Sekarang kita nginap la jadinya. Besok kemari lagi,” ucapnya.

Selain itu, ada juga salah satu Calon Wakil Walikota Tanjungbalai, Gustami yang ingin mengambil surat bebas pailit (bebas utang piutang) harus terkendala karena pelayanan terbatas.

“Kami sebagai calon kepada daerah, yang ingin mengambil surat untuk mencalonkan diri, harus terkendala karena pelayanan PN Medan yang tutup,” ujarnya.

Ia mengaku diminta, untuk mengirimkan suratnya melalui email dan akan dihubungi kembali melalui telepon.

Terpisah, Wakil Ketua PN Medan Abdul Azis ketika menyebutkan bahwa pengurusan surat untuk calin kepala daerah bisa dilakukan secara online dan tidak harus datang ke PN Medan.

“Kita ada website, soal mendaftar bisa dilakukan secara online, buka website kita,” imbaunya.

Sementara sebelumnya, seorang pengunjung yang ingin mengurus surat kepailitan, sempat bersitegang dengan Panitera Muda (Panmud) PN Medan Yusman Harefa.

Ketegangan terjadi sesaat setelah gedung PN Medan ditutup.

Harefa dan salah satu pengunjung saling ngotot.

“Kok ribut kau,” kata Harefa ke pengunjung.

“Ya bapak kok ngotot?” kata pengunjung itu.

Keduanya tampak saling penuh emosi, hingga akhirnya dilerai oleh pengunjung lain. (m32)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2