Ruas Jalan Provinsi Diperbaiki Masyarakat Sampaikan Terimakasih - Waspada

Ruas Jalan Provinsi Diperbaiki Masyarakat Sampaikan Terimakasih

  • Bagikan
RUAS jalan Provinsi Sumut penghubung Kecamatan Tigalingga-Kecamatan Tiga Baru tepatnya di Desa Sumbul Tengah, Kecamatan Tigalingga sedang dikerjakan. Waspada/Kartolo Munte
RUAS jalan Provinsi Sumut penghubung Kecamatan Tigalingga-Kecamatan Tiga Baru tepatnya di Desa Sumbul Tengah, Kecamatan Tigalingga sedang dikerjakan. Waspada/Kartolo Munte

SIDIKALANG (Waspada): Ruas jalan Provinsi antara Desa Sumbul Tengah Kecamatan Tigalingga-Tiga Baru Kecamatan Pegagan Hilir yang selama ini dikeluhkan warga sekitar kini sedang dikerjakan pelebaran jalan dan akan di Hotmix.

Pengawas Jalan Provinsi penghubung Kecamatan Tigalingga-Kecamatan Pegagan Hilir Esron Samosir kepada Waspada dilokasi pekerjaan, Jumat (18/9) mengatakan, Proyek pelebaran jalan dan pengaspalan hotmix sepanjang 2,5 Km sedang dikerjakan dengan menggunakan APBD Provinsi Sumut Tahun 2020.

Diharapkan aspal hotmix ruas jalan dimaksud sudah bertambah 2,5 Km dari jalan sebelumnya.

Diperkirakan ada sekitar 15 Km lagi ruas jalan Provinsi yang menghubungkan dua Kecamatan itu yang harus diperlebar dan di hotmix namun karena keterbatasan anggaran Provinsi pekerjaanya terpaksa dilakukan secara bertahap.

“Perlu diketahui bahwa jalan dimaksud, sebelumnya merupakan jalan kabupaten dan akibat keterbatasan anggaran sehingga pekerjaanya harus dikerjakan secara bertahap,” katanya.

Sahdi Silalahi, 50 salah seorang warga Sumbul Tengah, Kecamatan Tigalingga mengatakan, adanya perbaikan jalan ini kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah hususnya Provinsi Sumatera Utara dimana selama ini jalan kami lalui setiap harinya cukup menyulitkan membawa hasil pertanian.

Pembangunan jalan tersebut sudah pasti sangat menguntungkan bagi kami termasuk masyarakat sebab selama ini harga dari pertanian menjadi berkurang sebab setiap hasil panen harus mengeluarkan uang langsir Rp200/kg sampai ke Jalan Besar yaitu Jalan Sidikalng-Tigalingga.

Namun sangat disesalkan kata Silalahi, masih ada sepanjang 150 meter pelebaran jalan terkendala akibat satu orang pemilik ladang yang tidak memberikan ladangnya terkena pelebaran jalan.

Ucapan terimakasih juga disampaikan N Marbun, 55 saya secara pribadi menyampaikan sangat berterimakasih kepada pemerintah terutama Pemerintah Provinsi yang sudah memperhatikan keluhan kami selama ini, kami masyarakat yang terkena pelebaran jalan tidak ada yang keberatan bahkan sangat mendukung adanya pelebaran jalan yang sedang dikerjakan itu.

Bahkan Silalahi mengungkapkan kami warga akan melakukan musyawarah bersama pemerintahan desa untuk mencari jalan keluar terkait adanya salah seorang yang tidak memberikan lahanya yang terkena pelebaran jalan.

“Kami akan melakukan musyawarah dan membuat kesepakatan seluruh warga Desa Sumbul Tengah bersama Pemerintah Desa untuk mencari jalan terbaik agar pembangunan pelebaran jalan tersebut tidak terkendala,” katanya. (a25/a24)

  • Bagikan