banner 325x300

Rocky Ingin Lokop Jadi Lokasi Pengembangan Kopi Robusta

  • Bagikan
BUPATI Rocky didampingi anggota DPRK Aceh Timur Kasat Arina meninjau lahan kopi yang dikembangkan masyarakat secara alami di Desa Sembuang, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (23/2). Waspada/Ist
BUPATI Rocky didampingi anggota DPRK Aceh Timur Kasat Arina meninjau lahan kopi yang dikembangkan masyarakat secara alami di Desa Sembuang, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (23/2). Waspada/Ist

IDI (Waspada): Setelah pekan lalu melakukan kunjungan ke Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Ranto Peureulak, kali ini Bupati Aceh Timur mengunjungi Desa Sembuang Kec. Serbajadi Lokop, Kab. Aceh Timur, Minggu (23/2).

Tujuannya untuk melihat potensi alam yang akan dikembangkan sebagai lahan pengembangan kopi jenis Robusta. Selain disambut aparatur desa, kedatangan H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky itu juga disambut hangat anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh (F-PA) yakni Kasat Arina yang akrap disapa Candra.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Timur sempat melihat pembangunan desa, seperti jalan rabat beton, parit jalan atau saluran air dan berbagai fasilitas umum lainnya. Selain itu, Rocky juga melihat lahan kopi milik warga yang mulai dikembangkan didaerah pedalaman itu secara alami.

Melihat alam yang sangat bersahabat dengan tanaman kopi karena berada diatas perbukitan dan pegunungan, Bupati Rocky spontan mengajak petani disana untuk mengembangkan tanaman kopi jenis Robusta.

“Silakan dikembangkan dan pemerintah siap membantu. Tapi kopi yang dikembangkan nantinya jenis Robusta,” kata Rocky. Tamaman kopi nantinya, harap Rocky, harus dikembangkan secara alami.

Potensi petani di Lokop akan maju dan meningkat ekonominya sangat tinggi, karena kopi bukan hanya dibutuhkan masyarakat Aceh, melainkan menjadi konsumsi dunia.

“Kopi dikonsumsi masyarakat dunia. Nah, dalam penanamannya harus secara alami sebagaimana pengembangan kopi didaerah dataran tinggi Gayo, seperti Bener Meriah dan Takengon,” timpa Rocky.

Tahun ini, pemerintah berharap masyarakat sudah dapat memulainya secara perlahan diseluruh lahan-lahan kosong dibeberapa desa dalam Kecamatan Serbajadi.

“Jika tahun ini bisa dimulai 100 hektar, maka tiga tahun kedepan Aceh Timur sudah memiliki 300 hektar lahan kopi Robusta. Muda-mudahan potensi tanaman kopi ini bisa dikembangkan,” demikian Bupati Rocky. (b24)

  • Bagikan