Remaja 14 Tahun Tewas Disambar Kereta Api - Waspada

Remaja 14 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

  • Bagikan
REMAJA RG, 14, korban tersambar kereta api saat menjalani perawatan di RS Melati Desa Pon akhirnya tewas akibat luka serius yang diderita. Waspada/Ist
REMAJA RG, 14, korban tersambar kereta api saat menjalani perawatan di RS Melati Desa Pon akhirnya tewas akibat luka serius yang diderita. Waspada/Ist

SEIBAMBAN (Waspada): Seorang remaja pria inisial RG, 14, warga Kecamatan Sei Bamban tewas setelah diserempet kereta api Sri Bilah jurusan Rantau Parapat-Medan, Minggu (6/6) sekira pukul 21:30 di perlintasan KM 64+300 di Dusun II, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Korban yang masih berstatus pelajar tersebut mengalami luka serius di kepala dan mengalami patah kaki sempat menjalani perawatan di RS Melati Desa Pon, namun saat akan dirujuk ke RS Chevani Kota Tebing Tinggi, RG meninggal dunia sekira pukul 23:10 di RD Melati akibat luka yang diderita.

Informasi dihimpun Waspada Senin (7/6) sebelumnya RG datang ke Dusun II Desa Pon bersama dua orang temanya dengan alamat yang untuk bertemu tiga orang perempuan yang merupakan teman sekolahnya.

Selanjutnya mereka berenam nongkrong di rel perlintasan kereta api, tidak berapa lama melaju kereta api penumoang Sri Bilah dari Rantau Parapat menuju Medan.

Meski kereta api telah membunyikan klakson, namun entah bagaimana RG sempet disambar kereta api, sedangkan ke 5 temanya selamat.

Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut langsung memboyong RG ke RS Melati Desa Pon untuk mendapat perawatan, namun karena mengalami luka serius akhirnya RG yang akan dirujuk ke RS Chevani Kota Tebing Tinggi akhirnya meninggal dunia di RS Melati, Desa Pon.

Warga sekitar menyatakan bahwa sebelum melintas di lokasi kejadian lereta api telah membunyikan klakson, tapi sepertinya mereka tidak mendengar hingga akhirnya satu dari enam remaja yang nongkrong di rel perlintasan kereta api tersebut tersambar kereta api.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas AKP Agung Basuni kepada Waspada via WhatsApp, Senin (7/6) membenarkan adanya peristiwa seorang remaja yang tewas disambar kereta api dan pihaknya telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

“Namun karena saat kejadian para remaja tersebut tengah nongkrong di pibggir rel kereta api dan tidak dalam aktivitas mengendarai kendaraan bermotor sehinggaa kasusnya ditangani pihak Polsek Firdaus,” terang AKP Agung Basuni. (a15/a16)

  • Bagikan