Putri Duterte Jadi Cawapres Ferdinand Marcos Jr Dalam Pilpres Filipina - Waspada

Putri Duterte Jadi Cawapres Ferdinand Marcos Jr Dalam Pilpres Filipina

  • Bagikan
Sara Duterte-Carpio, putri dari Presiden Rodrigo Duterte, setuju menjadi calon wakil presiden mendampingi calon presiden Ferdinand Marcos Jr dalam Pilpres Filipina yang digelar tahun depan. Bangkok Post

     MANILA, Filipina (Waspada): Anak perempuan Presiden Rodrigo Duterte setuju untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi calon presiden Ferdinand Marcos Jr dalam Pilpres Filipina yang digelar tahun depan.

     Hal ini mengonfirmasi spekulasi berminggu-minggu soal aliansi antara dua keluarga berpengaruh di Filipina tersebut. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (17/11/2021).

     Sara Duterte-Carpio mengumumkan niatnya untuk maju menjadi Cawapres bersama Marcos Jr melalui pesan video, pekan ini.

     “Partai saya beraliansi dengan dan meminta dukungan untuk Bongbong Marcos dan untuk saya setelah saya menerima tantangan dan panggilan Anda,” ucap Duterte-Carpio kepada para pendukungnya, merujuk pada nama panggilan Marcos Jr (64).

     Juru bicara Duterte-Carpio, Christina Garcia-Frasco, secara terpisah mengonfirmasi keputusan wanita 43 tahun itu kepada Reuters. Namun juru bicara Marcos Jr belum memberikan komentarnya.

     Marcos Jr merupakan putra dari mendiang diktator Ferdinand Marcos yang digulingkan dalam pemberontakan tahun 1986 silam. Ia sebelumnya mengakui ingin Duterte-Carpio — yang berasal dari partai berbeda yang dikuasai oleh keluarga politik berpengaruh — sebagai pendampingnya dalam Pilpres.

     Di Filipina, Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara terpisah. Para pengamat menyebut bahwa aliansi kedua tokoh berpengaruh Filipina ini dinilai akan tangguh dan menguntungkan kedua belah pihak.

     Marcos Jr dinilai akan bisa memanfaatkan basis dukungan besar Duterte di wilayah selatan Filipina, dan Duterte-Carpio akan diuntungkan oleh dominasi dinasti Marcos selama bertahun-tahun di wilayah utara negara itu.

     “Saya tahu bahwa pertempuran ini panjang dan sulit, tapi saya yakin Anda akan bergabung dan membantu saya hingga akhir, hingga kita memenangkan ini untuk negara tercinta kita,” ucap Duterte-Carpio, yang kini menjabat Wali Kota Davo.

     “Jika bukan karena limpahan dukungan Anda, saya sudah keluar dari pencalonan ini,” imbuhnya. Pilpres Filipina dijadwalkan akan digelar Mei tahun depan.

     Para pakar menyebut sosok Marcos Jr muncul sebagai kandidat unggulan usai keputusan Duterte-Carpio untuk tidak maju capres, meskipun dia memimpin dalam sejumlah jajak pendapat untuk capres Filipina sepanjang tahun ini.

     Sosok Marcos Jr dan Duterte-Carpio sama-sama populer di Fiipina, dengan para pengamat politik menilai bahwa kombinasi Marcos Jr dan Duterte-Carpio akan menjadi tim yang harus dikalahkan dalam pilpres tahun depan untuk menggantikan Duterte, yang dilarang oleh Konstitusi untuk mencalonkan diri kembali. (reuters/m11)

  • Bagikan