Waspada
Waspada » PSMS Kehilangan Ricky Yacobi, Anak Kampung Kubur Itu Tutup Usia
Headlines Olahraga

PSMS Kehilangan Ricky Yacobi, Anak Kampung Kubur Itu Tutup Usia

MEDAN (Waspada): PSMS Medan merasa sangat kehilangan Ricky Yacobi. Mantan pemain PSMS dan legenda Timnas Indonesia itu meninggal dunia pada Sabtu (21/11) pagi.

Striker kelahiran Kota Medan, Sumatera Utara, tepatnya di Kampung Kubur itu dikabarkan wafat karena serangan jantung. Ricky menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Ricky Yacobi, dikabarkan tengah bermain sepakbola. Usai mencetak gol dan hendak melakukan selebrasi, almarhum mendadak terkapar di lapangan.

Kabar ini pun ramai dibicarakan di grup WhatsApp kalangan awak media khususnya olahraga.

“Kami pengurus PSMS menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya rekan kita Ricky Yacobi. Dia merupakan salah satu pesepakbola kebanggaan orang Medan,” ujar Sekum PSMS, Julius Raja dihubungi Waspada, kemarin.

Dikatakan, Ricky merupakan pemain kelahiran Medan, tepatnya di Kampung Kubur. Dia awalnya bermain untuk klub Sri Naga
anggota PSMS. Selanjutnya pindah ke PS Teras dan pindah lagi ke PS Perisai.

“Bakat sepakbolanya tercium oleh jajaran tim pelatih PSMS terdiri atas Wibisono dan Edi Simon. Ricky pun mendapat kepercayaan memperkuat PSMS Junior dan membawa tim Ayam Kinantan Remaja menjuarai Piala Soeratin di tahun 1980,” beber Julius.

Setelah itu, lanjut pria akrab disapa King ini, Ricky mendapat kesempatan bermain untuk tim PSMS senior di tahun 1982. Sebelum akhirnya dia pindah ke klub Arseto FC Solo dan menjadi pemain langganan Timnas Indonesia.

“Prestasi Ricky terus melejit. Dia bahkan pernah bermain untuk klub Liga Jepang. Sebagai anak Medan, Ricky tetap memberikan buah pemikirannya untuk kemajuan sepakbola Kota Medan, khusunya untuk PSMS,” tambah King.

Seperti diketahui, Ricky Yacobi merupakan bomber top pada periode pertengahan 1980-an hingga awal 1990-an. Ricky pernah memperkuat klub asal Jepang pada 1988 yakni Matsushita.

Puncak kejayaan Ricky Yacobi terjadi pada ajang SEA Games 1987. Ia dan rekan-rekannya seperti Rully Nere mampu meraih medali emas di kejuaraan tersebut. (m18/m33)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2