Waspada
Waspada » PSMS Coret Sembilan Pemain
Headlines Olahraga

PSMS Coret Sembilan Pemain

MEDAN (Waspada): Manajemen PSMS Medan resmi mencoret sembilan pemain. Pencoretan ini bagian dari persiapan pelatih Gomes De Oliviera jelang bergulirnya Liga 2.

Kesembilan pemain yang dicoret adalah Ari Hermawan, Eky Fauzi, Ichlasul Qodri, Yudha Rizky, Ananias Fingkreuw, Andre Prambudi, Arif Budi Darmawan, Ramadhani, dan Jadug Arya Aragani.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, membenarkan secara resmi pihaknya telah mencoret sembilan pemain dimaksud. Bahkan dari sembilan pemain itu, salah seorang pemain (Jadug Arya) sebenarnya merupakan amunisi yang baru didatangkan bulan lalu.

“Saat ini PSMS punya nakhoda baru (Gomes De Oliviera). Jadi, kita serahkan semuanya kepada pelatih untuk menangani tim ini. Jangan sampai manajemen terkesan memengaruhi atau intervensi,” ujar Mulyadi, Selasa (22/9).

Dijelaskan, pencoretan para pemain tersebut dilakukan berbarengan dengan rencana manajemen PSMS mendatangkan sejumlah pemain anyar. Dua pemain baru dari Liga 1 sudah bergabung yakni Imanuel Wanggai (Borneo FC) dan OK John (Barito Putra).

“OK John dan Imanuel Wanggai sudah resmi melakukan penandatanganan kontrak. Itu artinya keduanya sudah resmi memperkuat PSMS musim ini,” tambahnya.

Lanjut Mulyadi, perekrutan maupun pencoretan pemain sudah berdasarkan hasil diskusi manajemen dengan tim pelatih. “Jadi kita (manajemen) tidak ada intervensi terkait perombakan pemain. Semuanya hasil diskusi bersama tim pelatih,” bebernya.

Mulyadi mengakui jika manajemen PSMS masih berencana mendatangkan sejumlah pemain, salah satunya berposisi striker. Sejauh ini pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan beberapa pemain dan masuk tahapan negosiasi.

“Saya inginnya dalam waktu seminggu ke depan proses rekrutmen pemain baru sudah selesai. Hanya saja saya belum bisa kasih tahu siapa pemain yang kita buru,” terangnya.

“Ada dua hingga tiga pemain naturalisasi yang berposisi striker sudah dalam negosiasi. Sedangkan untuk posisi bek kami inginnya pemain lokal yang berpengalaman,” tambahnya.

Pemain anyar PSMS, OK John, mengaku senang bisa bergabung dengan PSMS. Dia menilai PSMS salah satu tim yang memiliki motivasi untuk naik ke Liga 1.

“Itu dibuktikan dengan keseriusan manajemen mendatangkan para pemain berkualitas. Secara pribadi saya sudah tahu PSMS dan tahu bagaimana cara bermain PSMS,” tuturnya.

Gomes De Oliveira yang kini menjadi Pelatih PSMS sebenarnya juga adalah rekrutan baru. Hingga melakoni laga ujicoba pada Rabu, 16 September 2020, PSMS masih ditukangi pelatih lokal Philep Hansen Maramamis yang memilih mengundurkan diri.

Tingkatkan Kualitas

Sebelumnya, Sekum PSMS Julius Raja menjelaskan bahwa perekrutan pemain baru untuk meningkatkan kualitas tim dan sesuai keinginan pelatih. “Kami masih ada dua atau tiga pemain lagi yang kami lihat sampai 18 Oktober penutupan transfer,” ujarnya.

Terkait sembilan wajah lama menjadi korban dari langkah manajemen dan tim pelatih dalam melakukan perubahan tim, Julius mengatakan karena posisi pemain terlalu gemuk di tim.

“Di dalam satu posisi ada dua sampai tiga pemain. Jadi pelatih tidak mau begitu. Jadi istilahnya terlalu gemuk,” bebernya.

“Pelatih yang rekomendasi dan dia bertanggungjawab. Pelatih pun masih akan mencari pemain-pemain yang dibutuhkannya,” pungkas Julius.

Liga 2 Indonesia 2020 akan kembali bergulir mulai 17 Oktober dan PSMS merupakan tuan rumah dari Grup D. Grup tersebut termasuk yang paling ketat karena dihuni tim-tim kuat seperti Sriwijaya FC, Semen Padang, Persijap Jepara, Sulut United, dan Persekat Tegal. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2