Waspada
Waspada » Polres Simalungun Sidak Pabrik Getah, 1 Reaktif
Headlines Sumut

Polres Simalungun Sidak Pabrik Getah, 1 Reaktif

KAPOLRES Simalungun sedang menyampaikan arahan kepada pihak manajemen PT Bridgestone agar menerapkan protap kesehatan untuk mencegah Covid-19.
KAPOLRES Simalungun sedang menyampaikan arahan kepada pihak manajemen PT Bridgestone agar menerapkan protap kesehatan untuk mencegah Covid-19.

SIMALUNGUN (Waspada): Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu, melakukan sidak ke pabrik getah PT Bridgestone di Desa Dolok Merangir, Kec. Dolok Batunanggar, Kab. Simalungun, Rabu (6/5).

Kegiatan itu dilakukan sebagaimana maklumat Kapolri, untuk mengetahui dan memastikan apakah perusahaan modal asing itu mengikuti protap kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

Kunjungan itu juga merupakan bentuk tanggungjawab memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat untuk mengantisipasi penularan Covid-19, sekaligus memantau pelaksanaan pemeriksaan darah menggunakan rapid test oleh Dinas Kesehatan Kab. Simalungun terhadap supir dan kernet truk yang mensuplai getah ke perusahaan karet terbesar di Simalungun itu.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP Heribertus didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kapolsek Serbelawan, Danramil 05 Serbalawan, Kepala Puskesmas Serbalawan, Kepala Desa Dolok Merangir I, Manager dan Staff Perusahaan PT. Bridgestone BSRE.

Kapolres mengatakan, kedatangannya ke perusahan itu sekaitan dengan adanya laporan informasi masyarakat bahwa pabrik PT. Brigestone masih menerima getah yang diantar supir dan kernet truk yang berasal dari luar daerah Sumut.

Mengingat saat ini Covid-19 sedang mewabah, Kapolres meminta pihak perusahaan agar mempertimbangkan atau memperhitungkan kembali membeli getah dari luar daerah Sumatera Utara.

Mantan Kapolres Pematangsiantar itu  mempertegas kepada  Manager dan Staff Perusahaan PT. Bridgestone BSRE agar mengikuti instruksi kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyiapkan seluruh fasilitas yang dianjurkan, seperti ruang penyemprotan disinfectan, bukan hanya untuk manusianya saja namun kenderaan yang datang juga harus diberi penyemprotan, tempat pencuci tangan, masker serta pengawasan kepada para supir yang ada.

“Perusahaan harus bertanggung jawab untuk kebersihan dimana para supir ini ditampung, jangan nanti menjadi sumber penyakit dari sini,” tegas AKBP Heribertus.

Jalani Rapid Test

Sementara, dari hasil pelaksanaan rapid test terhadap 111 supir dan kernet truk pemasok getah ke PT Bridgestone tersebut, ada 1 orang yang hasilnya reaktif.

Kepala Puskesmas Serbelawan, dr Sri Mardiani, menyampaikan, hasil pemeriksaan sample darah dari sebanyak 111 orang supir dan kernet yang menjalani rapid test, seorang supir berinisial W, 49, alamat Desa Bintang Mulia, Kec. Lambu Kubang, Kab. Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, dinyatakan hasilnya reaktif dan harus menjalani karantina atau isolasi selama 14 hari di RSU Perdagangan. (a27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2