Waspada
Waspada » Polisi Tembak Perampok Sadis Dalam Angkot
Headlines

Polisi Tembak Perampok Sadis Dalam Angkot

DUA personil Polsek Belawan mengapit tersangka FG alias Pipit perampok sadis yang ditembak karena berusaha melawan saat hendak ditangkap, Senin (1/2). Waspada/Ist
DUA personil Polsek Belawan mengapit tersangka FG alias Pipit perampok sadis yang ditembak karena berusaha melawan saat hendak ditangkap, Senin (1/2). Waspada/Ist
BELAWAN (Waspada): Dua bulan diburon polisi, seorang perampok sadis yang selama ini beraksi dalam bus angkutan kota (angkot) di di wilayah hukum Polsek Belawan, Senin (1/2) sekira pukul 18:00 ditembak oleh personil Reskrim Polsek Belawan.
Pelaku berinisial FG alias Pipit ,44, warga Jl. Pulau Rupat Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit akibat menderita luka tembak.
Informasi yang diperoleh di Kepolisian, berdasarkan catatan di Polsek Belawan, tersangka FG alias Pipit sudah dua kali melakukan tindak pidana kekerasan sehingga korban-korbannya menderita luka-luka dan seorang diantaranya menderita trauma fisik karena ditendang oleh pelaku dari dalam bus angkot.
Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho menyebutkan, tersangka FG alias Pipit kemarin sore diketahui berada di kawasan benteng Kampung Kurnia. Selanjutnya, personil Reskrim Polsek Belawan melakukan pengintaian ke benteng Kampung Kurnia dan melihat pelaku sedang duduk-duduk bersama teman-temannya.
“Saat hendak ditangkap, tersangka memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga terpaksa ditembak pada kakinya,” jelas Kapolsek.
Karena menderita luka tembak, tersangka FG alias Pipit dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Belawan karena menderita luka tembak.
Dengan tertangkapnya tersangka FG alias Pipit maka sudah dua kawanan perampok sadis yang sudah tertangkap sedangkan dua pelaku lainnya masih diburon.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, tersangka FG alias Pipit bersama tiga pelaku lainnya melakukan aksi tindak kekerasan terhadap dua korbannya Junaidi Yusuf dan Tiara Handayani, keduanya warga Jl. KL Yos Sudarso Gang Benteng Kelurahan Pekanlabuhan Kecamatan Medan Labuhan.
Sabtu (28/11/2020) lalu, kedua korban menumpang angkot Morina 81 hendak pulang ke rumahnya.
Saat angkot yang ditumpangi korban melintas di Jl. KL Yos Sudarso simpang Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari, para pelaku pura-pura meminta rokok dan menodong korban dengan senjata tajam.
Para pelaku memaksa korban agar menyerahkan handphone namun kedua korban melawan sehingga para pelaku menendang kedua korban hingga tercampak keluar dari dalam angkot.
Sebelumnya, kawanan bandit jalanan ini juga merampok pengantar paket barang-barang di Jl. KL Yos Sudarso depan Hotel Budi Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan.
Akibat perampokan tersebut, korban Lofi Indra Wijaya ,28, warga Jl. Selar Kecamatan Medan Belawan mengalami kerugian Rp 2 juta berikut handphone dan barang berharga lainnya.(m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2