Polisi Tembak Mati Pembunuh Supir Taksi Online

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Pelaku pembunuhan terhadap supir taksi online Muhammad Idris alias Adek ,42, warga Jl. TB Simatupang Gang Abadi Kecamatan Medan Sunggal, akhirnya ditembak mati oleh petugas gabungan dari Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Delitua. Jasad pelaku pembunuhan berinisial IGL ,42, warga Jl. Persamaan Gang Buntu Kelurahan Sitirejo II Kecamatan Medan Amplas selanjutnya diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kapolrestabes Mesan Kombes Riko Sunarko menyebutkan, sebelum membunuh korbannya, pelaku berinisial IGL sembat terlibat baku hantam dengan korban karena pelaku mengaku tidak punya uang untuk membayar uang sewa taksi online tersebut.

“Awalnya tersangka, IGL ,43, memesan taksi online melalui temannya, SK, untuk minta diantarkan ke salah satu hotel yang berada di Jl. Cirebon, Medan.

Sesampainya di tempat tujuan (hotel), korban menagih bayaran, namun tersangka mengatakan tidak punya uang sehingga keduanya sempat ribut mulut dan berujung baku hantam. Tersangka mencekik leher korban hingga tewas. Lalu tersangka membuang jasad korban ke kawasan Jl. Speksi Kanal, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor,”jelas Kombes Pol Riko didampingi Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus saat merilis kasus ini, Kamis (2/12) sekira pukul 18:00 di Mapolrestabes Medan.

Usai membuang mayat korban, tersangka IGL menemui temannya, S warga Jl. Pertahanan Patumbak. Tersangka mengajak temannya, untuk membeli sabu ke kawasan Jermal. Usai membeli dan mengkonsumsi sabu, tersangka IGL kemudian menghubungi rekannya yang lain, R alias G untuk mengambil mobil korban.

Tersangka IGL pergi bersama R alias G untuk mengambil mobil yang diparkirkam di kawasan Jl. Pertahanan Patumbak. Keduanya lalu mengambil mobil korban dan membawanya ke kawasan Kanal Titi Kuning Medan. Tersangka IGL kemudian merusak baterai mobil korban dan meninggalkannya di pinggir jalan.

Saat mereka berdua berjalan meninggalkan mobil korban, tersangka IGL menyuruh temannya R untuk mengambil mancis yang tertinggal di mobil korban. Saat R mengambil mancis langsung diamankan petugas gabungan.

Dari R kemudian petugas bergerak mengamankan tersangka IGL di kawasan Jl. HM Jhoni Medan.

“Saat tersangka IGL diajak untuk menunjukkan rumah temannya, SK yang memesankan taksi online, tersangka IGL melakukan perlawanan dan berusahan merampas senjata petugas. Saat itu juga petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku. Tersangka akhirnya tewas saat dibawa menuju ke RS Bhayangkara Medan,”katanya.

Menurut Kapolrestabes Medan, tersangka IGL juga merupakan residivis kasus narkotika. Petugas juga sedang melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka, S yang sempat membeli dan menggunakan sabu dengan IGL.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah warga kawasan Titi Kuning dihebohkan atas penemuan mayat di Jl. Speksi Kanal, Kelurahan Titi kuning, Kecamatan Medan Johor yang diduga korban pembunuhan. Identitas jenazah diketahui yakni, M Idris ,42, warga Jl. TB Simatupang, Gang Abadi, Kecamatan Medan Sunggal.

Jenazah korban pembunuhan ini awalnya ditemukan oleh dua saksi, Agus Gunawan ,20 dan Taniah ,21, yang sedang mencari barang bekas di sekitar lokasi. Kedua saksi melihat 1 unit mobil berwarna putih berputar arah. Setelah mobil tersebut melintas dan berjarak 150 meter dari saksi mobil putih tersebut, tiga lelaki keluar dari dalam mobil membuka pintu samping sebelah kiri dan pintu bagasi. Kemudian 3 orang laki-laki yang berada di dalam mobil mencampakkan korban ke pinggir jalan dan selanjutnya meninggalkan lokasi sepi tersebut.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus memperlihatkan barang bukti yang disita dari pelaku pembunuhan terhadap supir taksi online M Idris di Mapolrestabes Medan, Kamis (2/12).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *