Polisi Tembak BD Narkoba

Polisi Tembak BD Narkoba

  • Bagikan
PERSONIL Polsek Medan Labuhan memperlihatkan tersangka bandar Narkoba berinisial JHF alias Joni alias Rudi usai dirawat di rumah sakit akibat luka tembak di kakinya. Waspada/Ist
PERSONIL Polsek Medan Labuhan memperlihatkan tersangka bandar Narkoba berinisial JHF alias Joni alias Rudi usai dirawat di rumah sakit akibat luka tembak di kakinya. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Berusaha melawan saat hendak ditangkap, polisi dari Reskrim Polsek Medan Labuhan tembak kaki seorang bandar (BD) Narkoba.

Dari bandar Narkoba berinisial JHF alias Joni alias Rudi, 37, warga Jl. Marelan Raya Gang Manggis Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan, polisi menyita 1,34 kilogram sabu-sabu sebagai barang buktinya.

Informasi yang diperoleh di Kepolisian, Senin (25/1), tersangka JHP alias Joni alias Rudi ditangkap di Jl. Kuningan Pasar IX, Kel Kota Bangun Kec. Medan Deli pada Selasa (19/1) lalu setelah polisi mendapat informasi  adanya rencana transaksi Narkoba di kawasan tersebut.

Awalnya, petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan mendapat informasi tentang adanya transaksi sabu-sabu di Pasar IX Jl. Kuningan, Kec. Medan Deli. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan melihat seorang pria yang diduga sebagai pengedar Narkoba.

Tanpa membuang waktu, petugas langsung menyergap tersangka JHF alias Joni alias Rudi sekaligus mengamankan tas berisi 1 Kg sabu-sabu.

Selanjutnya, petugas membawa BD Narkoba tersebut ke rumahnya di Jl. Marelan Raya Gang Manggis.

Dari rumah tersangka ditemukan 1 bungkus plastik bertuliskan Guanyinwang yang di dalamnya berisi sabu seberat 3 ons, 1 paket plastik ukuran kecil berisikan sabu, 2 buah timbangan digital dan 1 buah kotak penyimpanan makanan.

Berusaha Melarikan Diri

Selanjutnya, BD Narkoba tersebut diboyong ke Mapolsek Medan Labuhan namun terdangka JHF alias Joni alias Rudi berusaha melarikan diri dengan cara melawan sehingga petugas terpaksa menembak kaki kanannya hingga roboh.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari melalui Kanit Reskrim Iptu Andi Rahmadsyah menyebutkan, tersangka JHF merupakan bandar Narkoba yang sudah lama dicari keberadaannya.

“Tersangka ditangkap saat hendak bertransaksi. Ditemukan total 1,34 kilogram sabu-sabu sebagai barang buktinya,” jelas Iptu Andi seraya menambahkan bahwa tersangka terpaksa diberi tindakan tegas karena berusaha melawan saat hendak diboyong ke Polsek Medan Labuhan. (m27)

  • Bagikan