Waspada
Waspada » Polisi Tangkap Pembuang Robekan Alquran
Headlines

Polisi Tangkap Pembuang Robekan Alquran

KAPOLRESTABES Medan Kombes JE Isir saat ekspos polisi tangkap pelaku perobekan Alquran. Waspada/Rudi Arman
KAPOLRESTABES Medan Kombes JE Isir saat ekspos polisi tangkap pelaku perobekan Alquran. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Polisi tangkap pelaku pembuang robekan Alquran dalam penyergapan di Jl. Sisingamangaraja Medan, Kamis (13/2) pagi.

Tersangka DIM, 44, warga Jl. Mahkamah Medan. Pelaku diamankan hasil pengembangan rekaman kamera CCTV. Polisi meyakini, masih ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus perobekan kitab suci ini.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Edizzon Isir didampingi, Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan, Kapolsek Patumbak Kompol Arfin, Sekretaris Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Zulkarnain Sitanggang, MA, Ketua BKM Masjid Raya Al Mashun Medan, Drs H Ulumuddin, MS saat merilis kasus ini, Kamis (13/2) di Mapolrestabes Medan mengatakan, modus pelaku, mengambil Alquran saat shalat di Masjid Raya, lalu dibawa ke kamar mandi dan di robek.

Setelah merobeknya pelaku lalu mengantongi sobekan kitab suci itu dan ditebarkan di sepanjang Jl. Sisingamangaraja persis di depan hotel.

Polisi saat ini sedang mendalami motif pelaku melakukan perobekan Alquran. Pihak polisi yang tangkap pembuang robekan Alquran juga memastikan kalau pelaku dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa.

“Kami yakini ini bukan pelaku tunggal,” jelas Kapolrestabes. Kapolrestabes mengimbau warga Medan bisa menerima dinamika yang ada.

Meski ada pihak-pihak yang coba mengganggu kondusifitas di Medan. “Tidak ada tempat untuk siapa saja yang menggangu kondusifitas Kota Medan,”jelasnya.

Sementara, Sekretaris Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Zulkarnain Sitanggang, MA mengatakan, sengan tertangkapnya pelaku yang sudah meresahkan umat Islam di Medan, agar menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti.

“Kami berterimakasih kepada Polrestabes Medan dan jajaran atas terungkapnya kasus ini. Kita juga sepakat sama-sama kita jaga Kota Medan menjadi kota yang toleran, damai dan sejahtera. Dan kami sangat mendukung tidak ada tempat bagi orang pemecah belah persatuan dan kesatuan di Medan,” katanya.

Bersyukur

Ketua BKM Masjid Raya Al Mashun Medan, Drs H Ulumuddin, MS menambahkan, pihaknya bersyukur karena pihak kepolisian dapat menangkap pelaku, sehingga Kota Medan tetap kondusif.

“Jangan sampai ada lagi yang merobek kitab suci. Karena pelaku sudah tertangkap, kita harus tetap menjaga kondusifitas dan jangan main hakim sendiri,” jelasnya.

Pihaknya berharap, tidak terjadi lagi pengoyakan, pembakaran dan menginjak-injak Alquran. Apalagi Medan kota pluralisme. Hindari keonaran dan perbuatan seperti ini.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 156 KUHPidana tentang Penistaan Agama dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2