Poldasu Berhasil Ungkap Pembunuhan Sadis Di Labuhan Batu

Poldasu Berhasil Ungkap Pembunuhan Sadis Di Labuhan Batu

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Polres Labuhan Batu dibantu Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap pembunuhan sadis di Desa Sidomulyo, Kabupaten Labuhan Batu, Kamis (14/10).

Pelaku berinisial AN, 30, yang tak lain merupakan tetangga korban berinisial S, 45.

Peristiwa tersebut menyebabkan korban tewas di kediamannya, Desa Sidomulyo, Perumahan Karyawan PT. HSJ. Jasad S, terlebih dahulu ditemukan oleh anaknya, yakni Zila.

Dari interogasi yang dilakukan pihak kepolisian, pelaku nekad mencuri karena kehabisan uang kalah berjudi untuk membayar angsuran sepeda motor.

Tak hanya mencuri, pelaku juga nekad memerkosa korbannya, karena tergiur melihat korban tak mengenakan celana dalam saat hendak menjalankan aksinya.

“Kasus ini terungkap dari keterangan saksi yang mengatakan melihat pelaku (AN) keluar dari rumah korban. Diperkirakan, peristiwa tersebut terjadi Pukul 08.00 Sampai 10.00 Wib, pelaku nekat membunuh, karena pelaku dengan korban saling kenal, korban juga tidak memberinya uang senilai Rp 1 juta,” kata Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Senin (18/10).

Beliau didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Tatan menambahkan, AN membunuh korban dengan cara membacok lehernya menggunakan kapak besi.

Kapak besi tersebut milik pelaku yang sehari-harinya digunakan untuk memanen sawit di tempat dia bekerja.

Diketahui, pelaku merupakan teman satu kerja suami korban yakni Wagino.

“Pelaku menebas leher korban sebanyak empat kali, korban tewas akibat terkena tebasan kapak di bagian leher depan, belakang kanan dan kiri,” kata Tatan menambahkan.

“Yang kami sita yakni pakaian korban dan pelaku bercak darah, dompet, mata kalung emas, sejumlah uang, dan kapak yang digunakan pelaku untuk membunuh,” pungkas Tatan.

Akibat perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 340 Subs 338 dan atau 365 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun. (cmm)

Teks foto
Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja (dua kanan), didampingi Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi (dua kiri) memberikan keterangan pers, di Mapoldasu, Medan, Senin (18/10). Waspada/Mustivan

  • Bagikan